Jembatan Penghubung Antar Desa Putus Diterjang Air Bandang

- Redaktur

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. SELAYAR || sangkakala7.tv
Meski hanya berlangsung sekira kurang lebih dua jam. Akan tetapi, hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan, sedari pukul 00.10 Wita, hari, Kamis, (15/12) dini hari, sempat memicu terjadinya peristiwa banjir bandang yang menjadi penyebab ambruknya jembatan penghubung antar kampung antar desa desa di perantaraan Dusun Pinang Jaya dan Reaiya, Desa Patilereng, Kecamatan Bontosikuyu.

Kepala Bidang Darurat Dan Logistik BPBD Kabupaten Selayar Andi Bahar Arsyad mengatakan ; Curah hujan berintensitas tinggi yang terjadi pada sekira pukul 00.10 Wita, hari, Kamis, 15/12/2022 dini hari, menyebabkan ambruk dan terputusnya jembatan penghubung antara Dusun Reaiya, Lalemang, dan Dusun Timoro, Kampung Jammeng, Desa Laiyolo Baru.

Andi Bahar Arsyad menandaskan, “jembatan penghubung antar desa tersebut, ambruk usai diterjang air bah yang mengakibatkan bergeser, dan tergerusnya kaki serta pondasi jembatan.”

Akibat peristiwa naas tersebut, tiga dusun yang berada dalam wilayah administratif Pemerintahan Desa Patilereng dan kampung Jammeng, sontak terisolir.
Ketiga dusun dimaksud terdiri dari Dusun Reaiya, Lalemang, dan Dusun Timoro.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar yang mendapat laporan kejadian, langsung menyiagakan dan menerjunkan enam orang personil untuk melakukan assesmant dan mendokumentasikan TKP.

Setiba di TKP, personil tim reaksi cepat (TRC) BPBD yang dipimpin, kepala bidang darurat dan logistik, langsung berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa, dinas pekerjaan umum dan perumahan, balai jalan kementerian PU, serta jajaran aparat Kepolisian dari Sektor Bontosikuyu yang dipimpin langsung Kapolsek Bontosikuyu, IPTU Nasruddin.

Terpisah Kepala Desa Patikarya, Saharuddin Arif membenarkan, terputusnya akses jembatan penghubung antara Dusun Pinang Jaya dan Reaiya dengan panjang patahan kurang lebih 12 meter.

Saharuddin Arif menjelaskan pengukuran telah dilakukan pasca ambruk dan patahnya jembatan akibat terjangan banjir, pada hari Kamis dini hari.

(FS/Endang)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB

Pemerintahan

BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN TINJAU PENYALURAN AIR BERSIH

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:16 WIB