KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar.
Dalam kondisi krisis global, komoditas pangan bisa ikut terimbas dan berdampak serius bagi rantai pasok perdagangan global.
Gangguan pasokan komoditas pangan berpotensi mendorong kenaikan harga, sehingga daya jangkau masyarakat menjadi lemah.
Irpan Haeroni SE, mengatakan, cuaca buruk dan fenomena gelombang tinggi akan berimbas terhambatnya penyaluran dan distribusi bahan pangan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan, terpinggir dan terluar, Jumat 30/12/2022.
Untuk itu, dirinya mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi agar pasokan kebutuhan pokok ke wilayah-wilayah tersebut tetap terjaga.
“Kondisi sekarang memang dilematis, cuaca buruk dan gelombang tinggi tidak bisa dihindarkan yang membuat distribusi pangan jadi terhambat, terutama ke wilayah kepulauan. Saya kira pemerintah harus segera mencari solusi dan memastikan pasokan pangan aman,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Jakarta, Jumat (30/12).
Irpan Politisi Partai Gerindra, mendorong pemerintah daerah dalam menangani masalah pangan dapat melakukan optimalisasi koordinasi sekaligus bekerja sama dengan daerah lain.
Intinya adan koordinasi antar pemerintah pusat maupun daerah. Pemerintah pusat harus lebih memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan di daerah terutama yang di kepulauan, terpinggir dan terluar.
Irpan Haeroni meyakini, kerja sama antardaerah dapat mengurangi risiko inflasi komoditas pangan karena suplai yang sama dari daerah lain bisa dikontrol.
“Kerja sama antar daerah amat sangat penting. Karena gotong royong, dapat menjaga ketersediaan pangan, stabilisasi harga, dan juga bisa menguntungkan bagi daerah lain yang butuh,” ungkapnya.
(W-016)








