Krisis Global, Komoditas Pangan Akan Terimbas dan Berdampak Serius Bagi Rantai Pasok Perdagangan

- Redaktur

Sabtu, 31 Desember 2022 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar.

Dalam kondisi krisis global, komoditas pangan bisa ikut terimbas dan berdampak serius bagi rantai pasok perdagangan global.

Gangguan pasokan komoditas pangan berpotensi mendorong kenaikan harga, sehingga daya jangkau masyarakat menjadi lemah.

Irpan Haeroni SE, mengatakan, cuaca buruk dan fenomena gelombang tinggi akan berimbas terhambatnya penyaluran dan distribusi bahan pangan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan, terpinggir dan terluar, Jumat 30/12/2022.

Untuk itu, dirinya mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi agar pasokan kebutuhan pokok ke wilayah-wilayah tersebut tetap terjaga.

“Kondisi sekarang memang dilematis, cuaca buruk dan gelombang tinggi tidak bisa dihindarkan yang membuat distribusi pangan jadi terhambat, terutama ke wilayah kepulauan. Saya kira pemerintah harus segera mencari solusi dan memastikan pasokan pangan aman,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Jakarta, Jumat (30/12).

Irpan Politisi Partai Gerindra, mendorong pemerintah daerah dalam menangani masalah pangan dapat melakukan optimalisasi koordinasi sekaligus bekerja sama dengan daerah lain.

Intinya adan koordinasi antar pemerintah pusat maupun daerah. Pemerintah pusat harus lebih memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan di daerah terutama yang di kepulauan, terpinggir dan terluar.

Irpan Haeroni meyakini, kerja sama antardaerah dapat mengurangi risiko inflasi komoditas pangan karena suplai yang sama dari daerah lain bisa dikontrol.

“Kerja sama antar daerah amat sangat penting. Karena gotong royong, dapat menjaga ketersediaan pangan, stabilisasi harga, dan juga bisa menguntungkan bagi daerah lain yang butuh,” ungkapnya.

(W-016)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB