Harga TBS Sawit Turun, Ini Kata Gubernur Riau H.Syamsuar

- Redaktur

Senin, 5 Juni 2023 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru-Riau || Sangkakala7.tv
Provinsi Riau terkenal dengan hasil komoditi Kelapa Sawit nya yang melimpah. Petani Riau berharap Spekulasi Harga Sawit dilapangan hendaknya ditertibkan dan harus diawasi terus menerus.

Gubernur Riau (Gubri) Drs.H.Syamsuar mengakui telah mendapat laporan dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau terhadap perkembangan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit.

Sebelumnya, Tim penetapan harga TBS Sawit Provinsi Riau merujuk pada surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau No.21 periode 31 Mei – 6 Juni 2023, telah menyepakati harga TBS Sawit di Riau umur 10-20 tahun turun Rp.43,67/Kg menjadi Rp 2.246,64/kg.

“Tadi Kepala Dinas Perkebunan sudah menyampaikan ke Saya, harga sawit diperkirakan turun lagi,” Ujar H.Syamsuar kepada wartawan di Komplek Kantor Gubernur Riau, Senin (5/6/2023).

Adapun faktor penyebab turunnya harga TBS periode ini karena terjadinya penurunan harga jual Crude Palm Oil (CPO) dari perusahaan yang menjadi sumber data. Kendati demikian, Syamsuar berharap supaya Pengusaha sawit yang ada di Riau tidak membeli TBS Sawit Masyarakat tidak terlalu rendah, karena akan mempengaruhi perekonomian Masyarakat.

“Karena sebagian besar Masyarakat bergantung pada sawit, tak hanya Masyarakat tapi, dampak ekonomi di Riau juga berpengaruh jika Harga Sawit turun,” terang Gubri Syamsuar.

Lanjutnya, bahwa saat ini ekonomi Indonesia sangat bagus, inflasi juga masih bisa dikendalikan sehingga tidak ada lonjakan harga. Maka dari itu diharapkan tidak terpengaruh dengan adanya permainan dari Uni Eropa yang menilai sawit di Indonesia dan Malaysia melakukan deforestasi.

“Inikan tahun Politik, bisa saja Uni Eropa melakukan permainan tidak sehat terhadap Indonesia, karna ekonomi Indonesia bagus.

Pada Tahun 2018 lalu, yang merupakan tahun politik juga kita ‘dihantam’ sehingga harga sawit kita anjlok sampai dibawah harga Seribu Rupiah. Kedepannya, Kita harapkan hal yang serupa tidak terjadi lagi agar Petani Kita bahagia,” harap Syamsuar.

(KP-065)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil
Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor
Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi
*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*
Pemkab Bekasi Tata Pasar Cikarang Secara Bertahap, Guna Mendorong Peningkatan Aktivitas Perekonomian
Semarak Hari Koperasi, 200 UMKM Terbaik Meriahkan Bazar Produk Unggulan
Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm, Industri Non-Tambang Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal
MASPEKAL Perkuat Perjuangan Petani Kopi Arabika Lintong
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WIB

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:30 WIB

*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WIB

Pemkab Bekasi Tata Pasar Cikarang Secara Bertahap, Guna Mendorong Peningkatan Aktivitas Perekonomian

Berita Terbaru