Dinas Kesehatan Bersama 39 Puskesmas Lakukan Skrining Anemia di Seluruh SMP di Kota Tangerang

- Redaktur

Jumat, 4 Agustus 2023 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang || Sangkakala7.tv
Remaja putri rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah saat masa menstruasi, dan berisiko mengalami anemia pada saat hamil mendatang.

Anemia merupakan keadaan menurunnya kadar hemoglobin hemotokrit dan jumlah sel darah merah di bawah nilai normal.

Diketahui, hal ini akan berdampak negarif, pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan. Bahkan, dapat menyebabkan kematian ibu dan anak. Dengan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama 39 puskesmas di Kota Tangerang rutin melakukan skrining anemia di seluruh SMP di Kota Tangerang.

Seperti yang dilakukan, Puskesmas Panunggangan, Kecamatan Pinang yang melakukan Skrining Kesehatan Remaja di SMPN 23, Kelurahan Panunggangan Utara, Jumat, 04/08/2023.

Kepala Puskesmas Panunggangan, dr Yumelda Ismawir mengungkapkan dalam kegiatan ini, hampir 100 siswi mengikuti kegiatan skrining, mulai dari pemeriksaan hemoglobin, pemeriksaan tinggi badan, berat badan, penglihatan, gizi, tekanan darah, hingga indeks massa tubuh.

“Selain itu, seluruh siswi juga dilakukan pemeriksaan hemoglobin yaitu sebagai bagian dari rangkaian pemeriksaan darah, untuk mengetahui ada atau tidaknya kondisi yang memerlukan perhatian khusus, seperti anemia. Hal penting lainnya dalam kegiatan ini ialah pemberian tablet tambah darah,” ungkap dr Yumelda.

Ia pun menjelaskan, kegiatan ini dilakukan secara rutin dan berkala diseluruh sekolah secara merata. Pasalnya, manfaat minum tablet tambah darah untuk remaja putri sangatlah penting. Diantaranya, pastinya mencegah anemia, menunjang fase tumbuh kembang, menambal kebutuhan zat besi, menjaga kemampuan berpikir, menjaga daya tahan tubuh, dan investasi kesehatan jangka panjang.

Remaja putri yang rutin minum tablet tambah darah dan bebas anemia, kata dr Yumelda ketika sudah dewasa dan hamil kelak bisa menjalani kehamilan yang sehat dan minim risiko komplikasi kehamilan. Selain itu, bayi yang dilahirkan kelak bisa tumbuh sehat, lahir dengan berat badan ideal, sampai mencegah bayi yang dilahirkan tumbuh dengan masalah gizi stunting.

“Mengingat ada banyak manfaat minum tablet tambah darah untuk remaja putri, pastikan suplemen kesehatan ini dikonsumsi sesuai anjuran tenaga kesehatan. Agar hasilnya efektif, remaja putri dianjurkan minum satu tablet tambah darah setiap minggu selama 52 minggu,” imbaunya.

(Glt)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi
Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran
Pemkab Humbahas Dorong Implementasi GERMAS Lewat Advokasi Kesehatan
Polisi Sehat, Pelayanan Meningkat: Polres Humbahas Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala
YKI Kota Bogor Bahas Rencana Gala Dinner & Charity Concert
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:32 WIB

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:28 WIB

Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:14 WIB

SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:12 WIB

Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru