Ketum LSM BADAI Desak Kajari Periksa Kabid Sarpras Disdik Pekanbaru Terkait Dugaan Korupsi

- Redaktur

Jumat, 15 September 2023 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Riau || Sangkakala7.tv
Pegiat Anti Korupsi dari Lembaga Swadaya Masyarakat – Badan Demokrasi Anti Korupsi (LSM-BADAI) mendesak dan meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pekanbaru, Asep Sontani Sunarya untuk segera melakukan pemanggilan serta memeriksa Kabid. Sarana dan prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas dugaan Mark-up dan pengurangan mutu material pembangunan 2 (dua) Gedung SMPN dibawah Naungan Disdik Kota Pekanbaru, Riau.

Ketua Umum (Ketum) LSM Badai, Hotma Ebert, ST mengatakan pihaknya telah melaporkan Kabid.Sarpras Disdik Pekanbaru selaku PPK yang menaungi 2 Proyek Gedung SMPN Kota Pekanbaru tahun 2021, serta disertai hasil perhitungan kerugian Negara, dan dokumen pendukung, serta dokumen rencana pekerjaan.

“Kami berharap Bapak Kajari lakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan Penyimpangan 2 proyek pembangunan gedung SMPN tersebut serta memanggil pejabat dan kontraktor yang diduga memperkaya diri dari Dana APBD Pekanbaru tersebut. karena Berdasarkan investigasi, kami mendapati adanya dugaan kerugian Negara sekitar Rp.2 Miliar lebih,” Papar Ebert, Kamis (14/9/2023), kepada Awak Media di Pekanbaru.

Menurut Ebert yang juga ahli teknik sipil ini, pihaknya menduga ada banyaknya pengurangan volume yaitu pemakaian material yang tidak sesuai kesepakatan, berupa lantai, cat, plafon dan material lainnya.

“Berdasarkan estimasi hitungan pada pembangunan gedung SMPN di Jalan Muhajirin kami menduga kerugian sekitar Rp.1,7 Miliar. Sedangkan, untuk Pembangunan SMPN di Jalan Taman Karya kami menduga kerugian sekitar Rp.1,1 Miliar,” terang Ebert.

Diberitakan sebelumnya, bahwa LSM BADAI telah melaporkan ke Kejari Pekanbaru terkait adanya dugaan korupsi pada dua paket pengerjaan gedung SMPN yang dinaungi oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru tersebut. Adapun kedua proyek tersebut dikerjakan pada tahun anggaran /TA.2021, yaitu belanja modal bangunan gedung tempat pendidikan SMPN Baru Jalan Muhajirin dengan nilai pekerjaan Rp. 4,7 Miliar sumber dana dari APBD Pekanbaru yang dimenangkan oleh PT. DKMP.

Kemudian, Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan SMPN Baru Jalan Taman Karya dengan nilai Rp.3,8 Miliar yang juga bersumber dari APBD Kota Pekanbaru dimenangkan oleh PT CN.

Hingga saat ini, awak media masih meng-konfirmasi dan meminta tanggapan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal. Sayangnya, belum ada jawaban atau belum berhasil dikonfirmasi terkait indikasi Perbuatan melawan Hukum tersebut.

(KP-065)

Sumber : LSM Badai

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pedagang Sabu di Warnet.
Kapolsek Kualuh Hulu Ungkap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu 5,57 Gram
Polisi Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ciduk Penjual Sabu di Pinggir Sungai
Enam Pelaku Narkotika Jenis Ganja Ditangkap, Tiga di Antaranya Diduga Pengedar
Polres Kendal Tangkap Paman yang Tega Cabuli Keponakan Sendiri
Kaum Muda Waspada !!! Dugaan Peredaran Ekstasi Mulai Menyasar Generasi Muda di Balige
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pakang Bech, Polres Touna Peragakan 17 Adegan
2 Pengedar Sabu Diamankan Polisi di Sibolga, 0,34 Gram Sabu Disita
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:05 WIB

Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pedagang Sabu di Warnet.

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:44 WIB

Kapolsek Kualuh Hulu Ungkap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu 5,57 Gram

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:40 WIB

Polisi Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ciduk Penjual Sabu di Pinggir Sungai

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:26 WIB

Enam Pelaku Narkotika Jenis Ganja Ditangkap, Tiga di Antaranya Diduga Pengedar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:58 WIB

Polres Kendal Tangkap Paman yang Tega Cabuli Keponakan Sendiri

Berita Terbaru