Satika Simamora: Stunting Persoalan Besar Yang Mendesak Untuk Diselesaikan.

- Redaktur

Rabu, 6 Desember 2023 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv
Dalam rangka sosialisasi percepatan penurunan stunting, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Satika Simamora SE.,MM memberikan arahan dan bimbingan kepada peserta Pentahelix.

Satika Simamora SE.,MM mengatakan, stunting masih menjadi persoalan besar yang mendesak untuk diselesaikan bersama.

Satika menyinggung sejumlah dampak stunting terhadap anak dihadapan ratusan tamu undangan yang hadir, diantaranya anak pelajar, organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat.

“Stunting masih menjadi persoalan besar yang mendesak untuk kita selesaikan bersama. Stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga pada kesehatan hingga kemampuan berpikirnya,” kata satika.

Sosialisasi percepatan penurunan stunting dilaksanakan di Jln Sisingamangaraja Sopo Partukoan Gedung Kesenian Tarutung, Rabu (6/12/2023).

Satika khawatir terhadap pertumbuhan anak yang terkena dampak stunting, Satika juga menyinggung soal dampak anak terkena stunting terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Anak stunting nantinya akan tumbuh menjadi manusia dewasa yang produktivitasnya rendah, yang pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan ekonomi, dan semakin menimbulkan persoalan ketimpangan dan kemiskinan. Dengan kata lain, generasi penerus yang stunting tentu akan membawa masa depan bangsa yang stunting pula,” jelasnya.

Satika berharap untuk anak pelajar dan muda-mudi juga yang hadir supaya menghindari narkoba, ganja dan alkohol.

Kepala Dinas PPKBP3A Donna Situmeang mengatakan, stunting adalah: kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama 1000 hari pertama kehidupan.

Harap Donna, untuk mengatasi stunting adalah: mengkonsumsi gizi seimbang dan minum tablet penambah darah satu kali seminggu bagi wanita subur, perhatikan gizi anak dalam 1000 hari pertama kehidupan, dimulai sejak masa kehamilan
hingga anak berusia 2 tahun, tutup donna.

(KB-062)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi
Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran
Pemkab Humbahas Dorong Implementasi GERMAS Lewat Advokasi Kesehatan
Polisi Sehat, Pelayanan Meningkat: Polres Humbahas Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala
YKI Kota Bogor Bahas Rencana Gala Dinner & Charity Concert
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:32 WIB

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:28 WIB

Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:14 WIB

SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:12 WIB

Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru