Terjebak di Kawasan Taka Dangka KM. Maxam 5 Menunggu Proses Evakuasi

- Redaktur

Selasa, 16 Januari 2024 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR, SULSEL || Sangkakala7.tv
Musibah laka laut menimpa Kapal Motor (KM) Maxam 05. Kapal asal Bali tujuan Kota Palu tersebut, kandas dan mengalami kerusakan peralatan navigasi saat melintasi perairan pesisir sebelah barat, Pulau Latondu Kecil, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kapal Motor Maxam 05, kandas usai diterjang gelombang pasang air laut. Kendati demikian, sebelas orang anak buah kapal dinyatakan selamat.

Update informasi terbaru menyebut, kapal bantuan dari Bali yang rencananya akan melakukan proses evakuasi, telah tiba di perairan Latondu, namun hingga kini belum bisa masuk dan bersandar.

Camat Takabonerate, Andi Caco Amras membenarkan musibah laka laut yang dialami oleh kapal motor kolekting pengumpul hasil perikanan bermuatan logistik dan pengangkut ikan ke kapal pencari asal Bali itu.

Kapal yang dinakhodai lelaki Supaham itu, karam, usai terseret arus gelombang laut ke kawasan Taka Dangka di pesisir sebelah barat Latondu Kecil.

Kronologis karamnya KM. Maxam 5 bermula dari troublenya alat navigasi (gps) selama kurang lebih tiga jam.

Pasca kejadian, aparat gabungan resor Latondu, MMP Passiana yang didampingi aparat pemerintah desa serta warga masyarakat, langsung turun dan mendekat ke tempat kejadian peristiwa (TKP).

Andi Caco Amras menjelaskan, hingga saat ini, kapal masih kandas bahkan belum bisa keluar dari kawasan karang tempatnya terjebak dengan kondisi miring dan terus dihantam gelombang.

Kendati begitu, kondisi kapal tetap stabil dan sama sekali tidak mengalami kebocoran.

Pemantauan tetap dilakukan resor Latondu melalui telefon dan observer di atas kapal, pungkas A. Caco Amras.

(Fadly Syarif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi
Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1
Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa
Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige
Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIB

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:34 WIB

Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bergerak Cepat dan Totalitas, Bupati Tapteng Apresiasi Polri

Kamis, 2 Jul 2026 - 21:37 WIB

Pemerintahan

Bupati Tapteng Hadiri HUT APKASI ke‑26

Kamis, 2 Jul 2026 - 21:34 WIB