*Jangan Klik !, Awas Modus Penipuan Aplikasi APK Pemilu 2024*

- Redaktur

Jumat, 2 Februari 2024 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Riau || Sangkakala7.tv
Diera perkembangan dan kemajuan teknologi digitalisasi marak muncul berbagai Modus Penipuan atau Kejahatan Siber, yakni Modus File APK lewat Whatsapp dan Medsos, masyarakat harus berhati-hati terhadap perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.

Polda Riau langsung melakukan penyelidikan atas dugaan penipuan dengan Modus mengatasnamakan PPS Pemilu 2024.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Riau, Kompol Fajri mengatakan modus penipuan ini sama dengan penipuan APK Pemilu, berupa format file APK kiriman Undangan yang marak muncul pada aplikasi Whatsapp dan Medsos.

“Kita sedang menyelidiki modus penipuan file APK PPS Pemilu ini. Modus kejahatan pesan teks file APK ini sedang marak terjadi di Media sosial,” ujar Fajri kepada Wartawan, Kamis (01/02/2024).

Fajri mengatakan bahwa, APK merupakan singkatan dari Application Package File, adalah format berkas yang digunakan untuk mendistribusikan dan memasang software dan middle – Ware ke Hp Android.

“Namun, biasanya APK ini memang tidak ada dijual di Toko Aplikasi resmi Google Playstore,” terang Fajri.

Lanjut Fajri , modus penipuan ini bekerja dengan cara mengirimkan Link atau tautan aplikasi APK Pemilu kepada Calon korbannya melalui WhatsApp dan Media sosial lainnya. Dan, Menurut Fajri, APK Pemilu itu merupakan penipuan.

“Jadi Saya imbau Warga untuk tidak mengklik tautan APK penipuan tersebut. Karena kalau diklik, aplikasi APK akan terunduh dan terpasang di perangkat korban. Ketika aplikasi tersebut sudah terpasang di HP korban, maka aplikasi tersebut secara otomatis langsung mencuri data data pribadi korban, seperti nomor telepon, alamat email, dan data Perbankan, jelas Fajri.

Fajri mengingatkan Warga Masyarakat Umum untuk tidak terpancing mengklik Link Aplikasi tersebut.

“Untuk kedepan, jika warga menerima aplikasi dari sumber yang tidak jelas, jangan langsung diklik. Periksa terlebih dahulu aplikasi tersebut sebelum mengunduhnya,” imbau Fajri menutup.

(KP-065)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB