Breakingnews : Satu Lagi Mayat Ditemukan Nelayan Mengapung di Kawasan Taka Bongkok, Desa Jinato

- Redaktur

Kamis, 21 Maret 2024 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR, SULSEL || Sangkakala7.tv
Satu lagi mayat yang diduga korban kapal naas KM. Yuiee Jaya II diinformasikan warga mengapung di sekitar perairan Taka Bongko, Desa Jinato, tepat di sebelah timur Pulau Kayuadi, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Mayat dilihat dan ditemukan oleh salah seorang warga nelayan pemancing kedo kedo di sekitar perairan Taka Bongkok, Desa Jinato dengan ciri ciri tidak memakai baju dan hanya mengenakan celana pendek warna hitam.

Mayat tersebut, ditemui dalam kondisi mengapung, di sekitar Taka Bongkok, bertepatan dengan penemuan mayat di Kawasan Taka Subuh, Desa Tarupa, Selasa, (19/3) kemarin.

Camat Takabonerate, Andi Caco Amras, ST., MM yang dikonformasi wartawan, Kamis, (21/3) subuh menjelaskan, informasi temuan mayat mengapung di sekitar Taka Bongkok sudah ditindaklanjuti tim SAR Gabungan dengan melakukan upaya pencarian pada hari, Rabu, (20/3) sore.
Namun, upaya penyisiran tak membuahkan hasil.

Terpisah, Kepala Pos SAR Selayar, Andi Raswan mengonfirmasi upaya pencarian dan penyisiran akan kembali dilanjutkan KN. SAR Kamajaya, Kamis, (21/3) pagi.

Informasi penemuan mayat oleh warga nelayan Jinato, dibenarkan Kepala Desa Jinato, Sulistilawanti.

Memang benar, ada salah satu warga nelayan kami atas nama Abe yang sempat menemukan mayat mengapung tanpa kepala di sekitar Taka Bongkok.

Mayat ditemukan saksi mata dalam keadaan tidak menggunakan baju dan hanya mengenakan celana pendek warna hitam.

Saat ditemukan, mayat dalam kondisi tertelungkup. Namun korban tidak sempat dievakuasi.

Pasalnya, pada saat yang bersamaan saksi mata dalam posisi seorang diri dan tidak memungkinkan untuk saksi mengangkat korban ke atas perahu miliknya.

Pasca kejadian tersebut, saksi sempat datang dan melapor ke kantor desa dengan kondisi gemetar, terang Sulistilawanti, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, (21/3) siang.

(Fadly Syarif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Humbahas Imbau Masyarakat Waspada Kabut Asap

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:11 WIB