Rumah Warga Patori Kebakaran, Dinsos Sigap Terjunkan Bidang Linjamsos dan Tagana

- Redaktur

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR, SULSEL || Sangkakala7.tv
Tiga unit armada damkar diluncurkan dari Mako Damkar di ruas jalan Muh Krg. Bonto, Benteng, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, untuk melakukan proses pemadaman api yang melalap rumah warga Dusun Patori, Desa Pamatata Kecamatan Bontomate’ne, atas nama Ramadi (80 thn) dan isterinya, Sitti Minah (75 thn).

Akibat kebakaran yang terjadi pada sekira pukul 20.30 Wita, hari, Sabtu, (18/5) tersebut, satu unit bangunan rumah panggung habis dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran rumah yang dihuni dua orang lansia dan dua orang bocah laki laki berusia delapan dan sepuluh tahun tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Korban Sitti Minah (75 thn) menuturkan, kebakaran yang kuat dugaan dipicu oleh korsleting sambungan kulkas itu mengakibatkan ikut raibnya uang tabungan senilai kurang lebih tiga puluh juta rupiah.

Selain uang, sejumlah barang berharga milik korban ikut dilalap api diantaranya, satu unit kulkas, tiga buah spring bed, tujuh lemari plastik, kompor gas, dan tiga unit lemari piring.

Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S. Sos., M. AP yang mendapat laporan kejadian langsung bertindak cepat menghubungi dan menginstruksikan Kepala bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Andi Rahmat Krg. Baso agar meluncur ke tempat kejadian peristiwa (TKP) bersama regu taruna tanggap bencana (Tagana) dan Humas Dinsos untuk melakukan assesmant sekaligus menyampaikan bantuan tali asih Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Dinas Sosial.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S. Sos., M. AP via sambungan telefon selular, Sabtu, (18/5) malam.

Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S. Sos., M. AP menandaskan, “Dinas sosial tidak butuh waktu lama untuk menindaklanjuti kejadian dan atau persoalan di lapangan.

Begitu menerima informasi, kami akan langsung bergerak turun ke lapangan, merespon dan memberikan bantuan tali asih sebagai wujud dari besarnya perhatian pemerintah kepada warga masyarakat yang tertimpa musibah.

Setiba di lokasi kejadian, kepala dinas sosial yang didampingi kepala bidang Linjamsos, langsung melihat kondisi bangunan rumah yang terbakar dan melakukan penyerahan bantuan tali asih kepada isteri korban, Sitti Minah (75 thn).

Dia mengingatkan korban untuk bersabar, tabah, dan mengikhlaskan bangunan rumah serta barang barang yang terbakar.

Peristiwa ini kata dia hendaknya dapat dimaknai sebagai ujian sekaligus cobaan yang diperhadapkan Allah SWT kepada orang orang beriman dan bertaqwa.
Insha Allah akan ada hikmah dibalik setiap peristiwa dan Allah pasti akan menyiapkan rezeki yang lebih banyak untuk korban, setelah kejadian.

Terpisah, Kepala bidang Linjamsos, Andi Rahmat Krg. Baso menyampaikan, bantuan tali asih dari pemerintah diberikan dalam rangka untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah kebakaran sembari menantikan kembali pulihnya keadaan pasca kejadian.

Ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap warga masyarakat yang tertimpa musibah, baik kebakaran maupun dampak bencana alam.

“Intinya, dinas sosial tidak mengenal hari libur, dinsos akan selalu memasang mata dan telinga dalam mengamati segala bentuk perkembangan situasi serta potensi musibah yang dimungkinkan untuk terjadi kapan dan di mana saja, ungkapnya di sela sela penyerahan bantuan tali asih.

(Fadly Syarif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Lingkungan Hidup

Sudah Diberitakan, Kebersihan Masjid Raya Bogor Tak Kunjung Berubah

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:38 WIB