Depresi, Wanita Paruh Baya Tewas Gantung Diri di Tapteng

- Redaktur

Selasa, 4 Juni 2024 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. foto : Korban disemayamkan dirumah duka di Dusun III, Desa Muara Ore, Kecamatan Sirandorung.(Sangkakala7.tv/Humas Polres Tapteng)

Tapteng, Sumut || Sangkakala7.tv
Rusma Nainggolan (55), wanita paruh baya warga Dusun III Usaha Baru, Desa Muara Ore, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), tewas gantung diri, Senin (3/6/2024).

Korban yang diduga depresi oleh penyakit yang dideritanya gantung diri menggunakan tali marlin. Ia ditemukan kali pertama oleh anaknya Armaida Sitohang (20), sekira pukul 18.00 WIB, setiba pulang dari kebun.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Basa Emden Banjarnahor, melalui Kapolsek Manduamas AKP Kuson Butarbutar mengatakan, korban ditemukan tergantung di pintu dapur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban murni meninggal karena bunuh diri,” kata Kuson.

Disampaikan, berdasarakan olah TKP dan pemeriksaan keterangan para saksi, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga depresi, karena penyakit yang diderita dalam dua tahun terakhir tidak kunjung sembuh.

“Beberapa barang bukti seperti pakaian yang dipakai korban saat gantung diri serta 1 potong tali sepanjang 2,5 meter telah kita amankan,” timpal Kuson.

Usai melakukan olah TKP dan pemeriksaan medik, jenazah korban diserahkan polisi ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi kepada korban.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Tapteng Tinjau Pembangunan Huntara di Bonalumban

Jumat, 4 Sep 2026 - 14:28 WIB