Warning !!! Warga Keluhkan Kabel Milik PLN Kendor dan Tertutup Semak

- Redaktur

Rabu, 5 Juni 2024 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv
Banyak kabel Jaringan Tegangan Rendah (JTR) milik PLN di kawasan Kabupaten Tapanuli Utara yang mengalami kendor, serta kabel hitam yang tertutup semak-semak pada sebagian tiang listrik yang miring.

Kondisi ini menjadi keluhan warga karena mengganggu dan berpotensi membahayakan. Terlebih jika posisi kabel berada di tempat yang dapat diakses oleh banyak orang.

Contohnya, kabel JTR yang mengalami kendor di Dusun 2, Desa Siborongborong II, Kecamatan Siborongborong. Kabel ini terletak di Jalan Umum dan Dusun. Sebagai pemilik lahan dan pengguna jalan, warga harus ekstra berhati-hati saat melintas di bawah kabel yang tergantung rendah. Terutama ketika ada kendaraan roda 4 yang sedang melintas.

Kehadiran kabel kendor di sepanjang jalan mengharuskan aktivitas dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Anak-anak yang bermain di sekitar area tersebut juga perlu diberi pemahaman tentang bahaya sengatan arus listrik jika mereka menyentuh kabel yang tergantung dan melukai diri mereka.

“Warga yang beraktivitas harus berhati-hati dan melepaskan kayu penyanggah kabel yang hampir menyentuh tanah. Situasi ini cukup mengganggu,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan pada Selasa, 4 Juni 2024.

Selain kabel JTR yang mengalami kendor, ada juga kabel hitam yang tertutupi semak-semak. Bahkan, puluhan tiang kabel hitam tertutup oleh semak dan pepohonan.

Informasi yang dihimpun oleh Sangkakala 7 dari wilayah lain di Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan bahwa ada tiang listrik yang miring, seperti di Kecamatan Pangaribuan menuju Garoga. Warga khawatir tiang yang miring ini dapat roboh dan membahayakan makhluk hidup.

Dalam pantauan Sangkakala 7, diduga PLN kurang serius dalam merawat dan memelihara kabel yang mengalami kendor dan tertutup semak. Akibatnya, kabel dapat terbakar dan tiang tumbang karena sudah miring dalam waktu yang lama.

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum melakukan penanganan yang memadai. Padahal, keselamatan manusia seharusnya menjadi prioritas utama.

Jurnalis : Tohap Simaremare
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Tapteng Tinjau Pembangunan Huntara di Bonalumban

Jumat, 4 Sep 2026 - 14:28 WIB