KPU Tapteng Didesak Tes Urine PPK dan PPS

- Redaktur

Selasa, 25 Juni 2024 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. foto : Wakil Sekretaris DPD LIRA Tapteng, Sefri Fernando Siahaan.(Sangkakala7.tv/Dzulfadli Tambunan)

Tapteng, Sumut || Sangkakala7.tv
Wakil Sekretaris DPD LIRA Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sefri Fernando Siahaan, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapteng, melakukan tes urine kepada seluruh PPK dan PPS Pilkada 2024. Desakan ini untuk menindaklanjuti tertangkapnya seorang oknum PPS atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

“Ini memberikan citra negatif bagi penyelenggara. Untuk itu, kita mendesak KPU Tapteng melakukan tes urine kepada seluruh PPK dan PPS,” kata Sefri, di Pandan, Selasa (25/6/2024).

Sefri mengaku prihatin dan kecewa dengan kejadian yang mencoreng nama penyelenggara Pemilu, yang notabenennya merupakan ujung tombak terselenggaranya Pemilu yang damai dan berkualitas. Oleh karena itu, ia meminta KPU Tapteng melakukan pemecatan jika oknum PPS tersebut terbukti bersalah.

“Segera pecat, agar pelaksanaan tahapan Pilkada tidak terganggu,” imbuh Sefri.

Menurut Sefri, kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan oknum PPS Kelurahan Pinangsori berinsial AFL, akan menimbulkan dampak buruk bagi penyelenggara lainnya. Pengguna narkoba yang kecanduan akan mempengaruhi yang lain untuk konspirasi.

“Pemakai narkoba dipastikan tidak akan mampu secara jasmani dan rohani, menjadi petugas penyelenggara Pemilu. Kita mendesak KPU Tapteng melakukan tes urine kepada Anggota PPK dan PPS se Kabupaten Tapanuli Tengah. Jika terindikasi, segera ambil tindakan,” tegasnya.

Terkait desakan tes urine, Komisioner KPU Tapteng Divisi SDM dan Parmas, Fahri Zulamin Rambe, yang dikonfirmasi di kantornya menyebutkan, pihaknya bekerja sesuai petunjuk teknis (juknis). Jika juknisnya menyampaikan tidak ada medis, KPU Tapteng tidak mungkin memaksakan, karena akan menimbulkan beban biaya yang memberatkan.

“Kita bekerja sesuai juknis. Kalau juknisnya tidak ada, tidak mungkin kita paksakan. Ujung-ujungnya akan menimbulkan beban biaya kepada masyarakat,” tuturnya.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap
Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?
Simpan Sabu Didalam Korek Api, WP Warga Desa Somare Ditangkap Polisi
Polres Toba Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Gram di Porsea, Seorang Pria Diamankan
KAOP KONTRAS Sumut Adinda Zahra, Meminta Seluruh Pelaku Termasuk yang Berasal Dari Unsur Militer Diadili Melalui Peradilan Umum
Tindaklanjuti Laporan Warga, Polres Tapteng Bekuk Pria Pemilik 7 Paket Sabu 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja

Senin, 20 Juli 2026 - 12:31 WIB

Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:28 WIB

Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WIB

Simpan Sabu Didalam Korek Api, WP Warga Desa Somare Ditangkap Polisi

Berita Terbaru