Agincourt Resources Giring 10 Satuan Pendidikan di Tapanuli Selatan Menuju Sekolah Adiwiyata

- Redaktur

Jumat, 28 Juni 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. foto : Kader adiwiyata SMPN 2 Muara Batangtoru mengikuti pelatihan dari YPL Semut Merah, Kamis (27/6/2024). (Sangkakala7.tv/Dzulfadli Tambunan)

Tapsel, Sumut || Sangkakala7.tv
PT Agincourt Resources (PTAR) mengembangkan program nasional sekolah berbasis lingkungan (adiwiyata), melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). 10 satuan pendidikan di Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, menjadi sasaran program sekolah adiwiyata.

Pengelola Tambang Emas Martabe ini melibatkan pendampingan tenaga ahli dari Yayasan Peduli Lingkungan (YPL) ‘Semut Merah’ Jakarta, untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada 10 sekolah binaan. Sebagai bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan, Agincourt Resources ingin memberikan yang terbaik kepada satuan pendidikan yang berada di sekitar wilayah tambang.

“Ini bagian dari Program PPM PTAR dalam bidang pendidikan, yakni menciptakan kondisi sekolah untuk menjadi tempat penyadaran, sehingga menjadikan warga sekolah memiliki tanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan sekolah,” ujar Supervisor Education Community Development PTAR, Laung Lubis, disela-sela kunjungan ke SMPN 2 Muara Batangtoru, Kamis (27/6/2024).

Dituturkannya, selain menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, pihaknya menyiapkan sekolah binaan untuk ikut seleksi sekolah adiwiyata, baik tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten. Mendukung keinginan tersebut, Agincourt Resources menjalin kemitraan dengan YPL Semut Merah, melakukan pembinaan dan bimbingan, baik secara online maupun melalui penyelenggaraan workshop.

“Mewujudkan sekolah adiwiyata harus melalui berbagai persiapan. Mulai dari persiapan lingkungan sekolah hingga administrasi. Pada tahun 2013 kita telah melaksanakan pelatihan keterampilan dan keahlian dasar, termasuk bimtek untuk guru-guru,” tukasnya.

Pembina Yayasan Peduli Lingkungan (YPL) Semut Merah, Sri Yunita, mengungkapkan jika pihaknya sedang bahu membahu bersama guru, komite, dan orang tua peserta didik, mempersiapkan program adiwiyata. Berbagai upaya sudah dilakukan mulai dari penataan lingkungan sekolah hingga administrasi. Pihaknya juga melakukan verifikasi dan evaluasi, terkait indikator pencapaian syarat menjadi sekolah adiwiyata.

“Selain verifikasi, kita juga memberikan bimbingan teknis tata cara pengelolaan lingkungan, seperti penanaman pohon, pengolahan air, serta pengelolaan dan pemilahan sampah agar bisa dimanfaatkan secara optimal,” sebut Yunita,

Sebagai sekolah yang dipercaya mengimplementasikan program kepedulian dan pelestarian lingkungan, sekaligus berpartisipasi dalam program adiwiyata, pihaknya bersama pengelola satuan pendidikan memprioritaskan pengembangan komponen dan standar adiwiyata yang meliputi, pemenuhan dan penguatan kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan dalam proses pembelajaran, serta peningkatan dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

“Semuanya harus berdasarkan norma-norma kebersamaan, keterbukaan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Kepala SMPN 2 Muara Batangtoru, Azizah Siregar, mengapresiasi Agincourt Resources dan YPL Semut Merah, yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada SMPN 2 Muara Batangtoru, menjadi salah satu duta adiwiyata
dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Dengan pelatihan dan bimbingan yang diberikan, saya pribadi lebih termotivasi untuk mengelola lingkungan sekolah. Begitu juga dengan anak didik, wawasan mereka terhadap pengelolaan dan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah semakin baik,” tuturnya.

Berikut, 10 sekolah binaan Agincourt Resources dan YPL Semut Merah, yang diproyeksikan berpartisipasi dalam program adiwiyata.

Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) : SDN 100715 Telo. Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi (CSAP) : SDN 100714 Garoga, SDN 100712 Hapesong Lama, SDN 100707 Perkebunan Batangtoru, SMPN 2 Batangtoru, MTsN 3 Tapanuli Selatan, SMPN 2 Muara Batangtoru. Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) : SMPN 1 Batangtoru, SMKN 2 Batangtoru, dan SDN 100712 Hapesong Lama.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Tapteng Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis Untuk Siswa Terdampak Bencana
Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1
UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri
Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik
IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik
Lima SD Negeri di Kecamatan Paranginan Belum Pernah Menerima MBG
Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional
Kadisdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman: “Kepsek Harus Perhatikan Mutu dan Fasilitas Pendidikan”
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pemkab Tapteng Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis Untuk Siswa Terdampak Bencana

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:41 WIB

UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WIB

IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik

Berita Terbaru

Parlemen

ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:50 WIB

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:38 WIB