Pasutri Asal Pandeglang Banten Hanyut di Sungai Aek Subundong Sorkam

- Redaktur

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Tim Basarnas, TNI dan Polri melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Aek Sibundong. (Sangkakala 7/Humas Polres Tapteng)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Mangatas MB Manalu (37) dan
Natal Yana Pinem (46), pasangan suami istri (pasutri) asal Pandeglang, Banten, hanyut di Sungai Aek Sibundong, di Desa Simargarap, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (11/10/2024), sekira pukul 17.45 WIB.

Hanyutnya pasutri yang baru menetap di Sorkam sekitar empat bulan ini, diketahui pada saat Togar Aritonang (38) sedang memancing di Sungai Aek Sibundong. Ia melihat kedua korban terseret arus sungai, dengan posisi korban perempuan diatas punggung laki-laki.

“Tidak berfikir panjang, saya langsung berlari ke perkampungan, minta tolong ke warga sekitar. Pas balek ke lokasi, korban perempuan sudah mengapung di tepi sungai. Sementara korban laki-laki tidak kelihatan lagi,” terang Togar.

Melihat jasad Natal Yana Pinem
mengapung di sungai, Togar bersama Dio Silaban langsung melakukan evakuasi, bersama warga sekitar dengan memakai sampan. Korban yang ditemukan dalam kondiai meninggal ini dibawa ke rumah duka, di Desa Simargarap, Kecamatan Pasaribu Tobing.

“Pasangan suami istri ini baru menetap di Sorkam sekitar empat bulan dan bekerja sebagi petani. Mangatas MB Manalu memang warga Sorkam dan merantau ke Banten, dan kembali pulang ke Sorkam” ujar Kapolsek Sorkam, Iptu Dorpis Sitompul.

Hingga Sabtu (12/10/2024), korban Mangatas MB Manalu belum berhasil ditemukan. Tim Basarnas dibantu TNI dan Polri masih melakukan pencarian disepanjang aliran Sungai Aek Sibundong.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Instansi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Wajib Mengibarkan Bendera Merah Putih
Lorong Cempedak Jadi Sorotan!!! Minimnya Bendera Merah Putih Berkibar Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kemarau Terparah! Bendung Katulampa Bogor Kering Total, Tinggi Muka Air Anjlok hingga 0 Cm
Berita ini 87 kali dibaca
Pasutri Asal Pandeglang Banten Hanyut di Sungai Aek Subundong Sorkam

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Instansi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Wajib Mengibarkan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru