DONGGALA | Sangkakala TV –
Pasca gempa dan tsunami 2018 silam, jalan Trans Sulawesi di wilayah Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, rusak parah sepanjang ratusan meter dan belum tersentuh perbaikan sama sekali.
Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan antar Kabupaten dengan Kota Palu itu, jarak antara bahu jalan ke bibir pantai sekitar 10 meter dan tidak adanya tembok penghalang antara laut dengan jalan Trans Sulawesi tersebut.
Aspal jalan retak, bahkan berkubang bagaikan kubangan kerbau dan sebagian jalan tertutup dengan pasir laut.
Masyarakat Kecamatan Serenja berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan Trans Sulawesi.
Di masa pandemi Covid-19, Camat Sirenja Drs. HAMRIN mengatakan, di daerah kecamatan Sirenja sudah beberapa masyarakat di isolasi mandiri di rumah masing-masing, sehingga masyarakat lain nya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik, apalagi Donggala Zona orange, sementara ini para latihan paskibraka Kecamatan untuk persiapan Upacara Bendera Hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 tahun 2021, sementara di tunda pelatihannya atau di kurangi latihannya, karena untuk menghindar perkembangan Covid-19, terang HAMRIN.
Camat berharap semoga Covid -19 cepat berlalu dan hilang di muka bumi agar perekonomian rakyat tumbuh kembali serperti sedia kala nya, harap Drs.Hamrin saat ditemui di rumah kediamannya.
Lanjut Camat, tak henti-henti nya saya menghimbau kepada seluruh 13 Kades sekecamatan Serenja untuk selalu menghimbau, baik melalui sosialisasi untuk masyarakat nya, untuk patuh dalam protokol kesehatan, Pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir dan jagak jarak, maupun di tempat tempat pesta maupun lain nya, untuk memutus mata rantai perkembangan Covid-19, tegas Camat Sirenja.
Kami sebagai pemerintah kecamatan tentu nya sigap dan tanggap terhadap kepatuhan protokol kesehatan oleh kami bersama Kapolsek, Koramil, kepala Puskesmas, aparat kecamatan dan Desa serta Satgas PPKM Mikro untuk terjun langsung ke lokasi pasar rakyat Tompe untuk menghimbau dan memberikan masker dan sosialisasi ketempat pesta-pesta dan rumah-rumah masyarakat, ujar Camat. (Hard)








