Polres Tegal Kota Ungkap Kasus Penipuan dengan Kerugian 1,6 M

- Redaktur

Sabtu, 26 April 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tegal, Jateng || Sangkakala 7
Satreskrim Polres Tegal Kota mengungkap kasus penipuan berkedok top up pinjaman Bank dan pembelian Frezeer Kapal. Pengungkapan berdasarkan laporan polisi dengan total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 1,6 miliar.

Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama di hadapan wartawan menyampaikan, bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari dua laporan polisi yang diterima pada bulan Juli dan Oktober 2024.

“Kasus ini terungkap setelah korban, melaporkan kepada pihak kepolisian, ” Kata AKBP Putu Krisna dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat (25/4/2025)

Kapolres mengatakan kasus pertama yakni penipuan atau pengelapan yang dilakukan pelaku berinisal IO (38) warga Pedurungan Lor, Semarang. Dengan modus Top Up menutup pinjaman sejumlah nasabah Bank di Kota Tegal

Awalnya, korban Agus Sucipto warga Slerok, Kota Tegal di minta Pelaku untuk memberikan pinjaman. Dengan dalih menutup pinjaman tiga nasabah bank yang mengajukan Top Up pinjaman baru ,” ungkapnya

Korban diiming – imingi akan mendapat komisi sebesar 1 – 1,5% setelah pencairan pinjaman. Hingga akhirnya mentranfer uang kesejumlah nomer rekening ketiga nasabah sejumlah Rp. 792.550.000

Namun, ternyata ketiga nasabah tersebut tidak mengajukan pinjaman dan uang yang di transfer ke nomor rekening ketiga nasabah juga atas perintah dan digunakan oleh pelaku sendiri,” jelasnya

Sementara Kedua, kasus penipuan dengan modus pengajuan pinjaman dengan nama palsu yang dilakukan oleh pelaku, SN (49) warga Jalan Martoloyo Kelurahan Panggung, Tegal Timur Kota Tegal

Pelaku dengan nama palsu mengajukan pinjaman di salah satu Multifinance untuk pembiayaan pembelian tiga buah freezer kapal sejumlah Rp. 500.000.000,-,” ungkapnya

Kapolres menyebut dengan agunan sebuah sertifikat tanah, pelaku mendapat pinjaman Rp. 491.805.000 dalam jangka waktu selama 60 (enam puluh) bulan. Berikut kewajian angsuran setiap bulannya

Setelah pencairan kridit, diketahui pelaku tidak melakukan kewajibanya. Pelaku justru ingkar, bahkan sempat kabur setelah sebelumnya mendapat panggilan,” tuturnya

Berkat kerja keras, pelaku akhirnya berhasil diringkus. Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian sebesar Rp. 850.682.040,”imbuhnya

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP Hukuman penjara selama-lamanya 4 ( empat ) tahun.

Facebook Comments Box

Penulis : Diyarni

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru