Tangani Dampak Rob, Kapolsek Kaliwungu Turun Langsung ke Lokasi Banjir

- Redaktur

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, JATENG || Sangkakala 7
Pasca bencana rob yang merendam permukiman warga di Dukuh Ngebum, Desa Mororejo, Kaliwungu, Kendal, aparat kepolisian turun langsung ke lapangan. Kapolsek Kaliwungu, AKP Edi Sukamto Nyoto, memimpin langsung kegiatan sambang dan gotong royong bersama warga setempat pada Sabtu pagi, 24 Mei 2025.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu difokuskan pada perbaikan tanggul yang jebol di tiga titik di sebelah barat dukuh tersebut. Rob yang terjadi beberapa hari sebelumnya disebabkan oleh naiknya permukaan air laut, yang mengakibatkan banjir di sejumlah rumah warga.

Dalam kegiatan ini, AKP Edi Sukamto bersama anggota Polsek Kaliwungu, personel Koramil Kaliwungu, kepala desa Mororejo, serta perangkat desa dan warga bahu membahu menimbun tanggul jebol dengan karung-karung berisi tanah.

“Kami tidak hanya hadir untuk patroli, tapi juga ingin menjadi bagian dari solusi. Perbaikan tanggul ini penting untuk mencegah banjir rob susulan,” kata AKP Edi kepada warga di sela kegiatan.

Gotong royong menjadi semangat utama dalam penanganan darurat ini. Dengan kekuatan kolektif, masyarakat menunjukkan bahwa mitigasi bencana bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

Kepala Desa Mororejo, yang turut serta dalam kegiatan ini, mengapresiasi kehadiran jajaran kepolisian dan TNI. Ia berharap kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut, bukan hanya saat bencana datang, tetapi juga dalam membangun kesadaran kesiapsiagaan warga menghadapi perubahan iklim yang kian nyata.

Kegiatan berlangsung lancar dan tertib, dengan pengawasan langsung dari aparat. Hingga berita ini ditulis, proses perbaikan masih terus dilakukan.

Fenomena rob atau limpasan air laut ke daratan menjadi tantangan tahunan bagi wilayah pesisir utara Jawa. Rob biasanya terjadi saat bulan purnama, diperparah oleh kerusakan ekosistem pesisir dan tidak optimalnya tanggul penahan air.

Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk lebih siap dalam menghadapi potensi rob dengan meningkatkan infrastruktur tanggul, sistem drainase, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartadi

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kapolres Humbahas Turun Langsung Edukasi Pengendara, Keselamatan Jadi Prioritas
Kapolres Donggala, Melalui Kapolsek Riopakava, Melaksanakan Jum’at Keliling di Masjid AL-Hidayah
Kapolsek Damsol Iptu Edy Susilo, Melaksanakan Giat Jum’at Keliling di Masjid Jami Al- Qulub
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Dugaan Intimidasi Jurnalis, Personel Disebut Telah Disanksi ‎
Kapolres Humbahas Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Bijak Bermedia Sosial dalam Program Jumat Keliling
Polres Humbahas Sambangi Desa Siponjot, Warga Diajak Waspadai Narkoba dan Judi Online
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Humbahas Ajak Pemuda Jadi Teladan dan Penggerak Kebaikan
Wabup Tapteng Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:00 WIB

Kapolres Humbahas Turun Langsung Edukasi Pengendara, Keselamatan Jadi Prioritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Donggala, Melalui Kapolsek Riopakava, Melaksanakan Jum’at Keliling di Masjid AL-Hidayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Kapolsek Damsol Iptu Edy Susilo, Melaksanakan Giat Jum’at Keliling di Masjid Jami Al- Qulub

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Dugaan Intimidasi Jurnalis, Personel Disebut Telah Disanksi ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Kapolres Humbahas Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Bijak Bermedia Sosial dalam Program Jumat Keliling

Berita Terbaru