Aliansi Masyarakat SAPARANG Gelar Aksi Demo Dugaan Keberadaan Mafia Tanah

- Redaktur

Sabtu, 14 Juni 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toba, Sumut || Sangkakala7 .
Aksi demo masyarakat akibat keberadaan mafia tanah di Kabupaten Toba, pada Jumat, 13/06/2025. Aksi demo ini, terkait masalah perkara Tanah

Aliansi Masyarakat Desa Parik, Sampuara dan Amborgang (Saparang) meminta FORKOPIMDA lakukan Supervisi terkait dugaan keberadaan mafia Tanah di Kabupaten Toba.

Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dipakai oleh Penggugat pada perkara dengan yang dikeluarkan oleh Jumari Sirait yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Parik, sebelum kepala Desa Parik yang Aktif saat ini. Aksi demo di mulai dari Kantor Bupati Toba dan di lanjutkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Toba.

Bupati Toba menyampaikan, kami segera duduk bersama untuk tentukan langkah-langkah yang akan diambil. Aksi demo menurut beberapa sumber terkait dugaan keberadaan mafia Tanah disampaikan terkait perkara pada Nomor 73Pdt / 2022 PT MDN dan penetapan Eksekusi Pengadilan Negeri Balige Nomor 05/Pdt Eks 2024/PN Balige, Tanggal 23 april 2025 yang ada di Sibaja Baja.

“Dalam waktu seminggu ke depan kami akan duduk bersama Forkopimda untuk menentukan langkah-langkah yang akan dan harus kami kerjakan,” tegas Bupati Effendi SP Napitupulu.

Ketua DPRD Toba, Franshendrik Tambunan mengatakan, sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Bupati.

“Saya telah mencatat semua aspirasi dari Bapak-Ibu, saya sangat apresiasi penyampaian aspirasi yang sangat kondusif dan ramah. Saya sepakat dengan apa yang disampaikan Bupati, Forkopimda harus duduk bersama mencarikan solusinya,” tutup Franshendrik Tambunan.

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Hujan Deras, Jalan Kedung Halang Kota Bogor Tergenang Banjir
Kota Bogor Diguncang Peristiwa Memilukan, Seorang Perempuan Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri di Pandu Raya
Longsor Bojongrangkas Bukan Sekedar DPT 7 Meter, Tekanan Alam Jadi Tantangan Utama
Ponpes Darul Fuqoha Indonesia Tambun Selatan Terbakar, Damkar Terjunkan Empat Armada Pemadam
Pria 39 Tahun Ditemukan Tewas di Selokan Beringin Jaya, Polisi Duga Terjatuh Saat Penyakit Kambuh
Pria Diduga Pelaku Pungli Dikeroyok di Kawasan Stasiun Bogor
Kemacetan Parah di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Aktivitas Pusat Perbelanjaan Jadi Pemicu
BPBD Tapteng Temukan Korban Hanyut di Sungai Aek Tolang Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:25 WIB

Hujan Deras, Jalan Kedung Halang Kota Bogor Tergenang Banjir

Rabu, 29 April 2026 - 19:35 WIB

Kota Bogor Diguncang Peristiwa Memilukan, Seorang Perempuan Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri di Pandu Raya

Selasa, 28 April 2026 - 08:52 WIB

Longsor Bojongrangkas Bukan Sekedar DPT 7 Meter, Tekanan Alam Jadi Tantangan Utama

Senin, 27 April 2026 - 19:08 WIB

Ponpes Darul Fuqoha Indonesia Tambun Selatan Terbakar, Damkar Terjunkan Empat Armada Pemadam

Senin, 27 April 2026 - 11:43 WIB

Pria 39 Tahun Ditemukan Tewas di Selokan Beringin Jaya, Polisi Duga Terjatuh Saat Penyakit Kambuh

Berita Terbaru

Pemerintahan

Deli Serdang Tata Kawasan Pedagang, UMKM Central Resmi Dibangun

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:03 WIB

Peristiwa

Hujan Deras, Jalan Kedung Halang Kota Bogor Tergenang Banjir

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:25 WIB