Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus

- Redaktur

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Audiensi civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barus, Senin (15/6/2026). (Sangkakala 7/ist)

Kabupaten Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menerima audiensi civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barus, di ruang kerjanya, pada Senin (15/6/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan, dalam merawat nilai-nilai keberagaman di bumi Tapteng.

Bupati Masinton pada kesempatan itu menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan dan keberagaman suku, adat, budaya serta keyakinan. Sejauh ini di Tapanuli Tengah, dalam keberagaman masyarakatnya hidup rukun dan menjunjung tinggi toleransi.

“Kita harus punya semangat yang sama agar kita menjaga peradaban. Jika kita menilik literasi sejarah pemikiran Bung Karno sebelum negara ini berdiri, kita mendirikan negara yang mempersatukan Nusantara dengan keberagaman adat dan budaya melalui Pancasila,” kata Bupati.

Masinton menambahkan, masyarakat Tapteng memiliki modal sosial yang kuat berupa toleransi yang tinggi. Ia berharap kehadiran STAI Barus dapat memperkaya khazanah intelektual di daerah, terutama melalui program studi yang ditawarkan.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran STAI Barus. Kehadiran program studi keagamaan tentu menjadi penambah khazanah keilmuan yang bermanfaat bagi masyarakat kita,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I STAI Barus, Rusmin Tumanggor, dalam paparannya menjelaskan bahwa saat ini STAI Barus yang berlokasi di Komplek Matauli Pandan memiliki dua program studi unggulan, yakni Prodi Studi Agama dan Prodi Sejarah Peradaban Islam.

“Prodi Studi Agama kami fokuskan agar mahasiswa mampu membaca dan memahami kitab suci, mencari kesamaan nilai antaragama. Dengan begitu, diharapkan tercipta sikap saling menjaga toleransi,” jelas Rusmin.

Ia juga menyoroti urgensi melestarikan sejarah Barus sebagai pintu gerbang peradaban. Menurutnya, Barus adalah titik sejarah yang sangat penting, dengan ditemukannya jejak kedatangan Islam dan Kristen yang hidup berdampingan sejak lama.

“Ini adalah warisan peradaban yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” tambahnya.

Audiensi ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan, serta sejumlah Dosen dari STAI Barus.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas ASN
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN
Katim Data Satgas PRR Pimpin Rapat Monev PRR di Humbahas, Bupati Humbahas Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP
Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte
Pemkab Tapteng Lakukan Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing Anak Penyintas Bencana
Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam
Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027
Berita ini 56 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:19 WIB

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas ASN

Kamis, 17 September 2026 - 20:11 WIB

Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

Katim Data Satgas PRR Pimpin Rapat Monev PRR di Humbahas, Bupati Humbahas Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte

Berita Terbaru