Ketahanan Keluarga Menjadi Fondasi Penting bagi Stabilitas dan Keharmonisan Masyarakat

- Redaktur

Minggu, 28 September 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen:
H.Irpan Haeroni.SM, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Semua menginginkan terciptanya keluarga yang sejahtera, dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.
Keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang memainkan peran besar dalam pembangunan manusia dan bangsa Indonesia.

H.Irpan Haeroni.SM Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, menanamkan sejak dini pemahaman dini akan pentingnya membangun ketahanan keluarga dapat menjadi bekal yang menentukan kualitas keluarga Indonesia, Sabtu (27/09/2025).

Hal ini dapat tercapai dengan optimalisasi sumber daya manusia melalui percepatan pengentasan stunting, dan pengelolaan sumber daya manusia menjadi berkualitas dengan kerja sama semua pihak,” katanya.

Perempuan dan anak seringkali menjadi kelompok lemah dalam rumah tangga sehingga sering menjadi korban kekerasan.

Lanjut Irpan Haeroni, Kekerasan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan mental, sosial, ekonomi, dan seksual. munculnya kekerasan dalam rumah tangga bukan disebabkan oleh satu hal, melainkan karena beberapa keadaan.

Politisi dari Partai Gerindra Irpan Haeroni menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Anak Nomor 6 tahun 2021 yang mengatur cara memperlakukan anak di lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah,” jelasnya.

Banyak faktor yang mengakibatkan kekerasan itu muncul, pengaruh negatif internet, kurang harmonisnya dalam keluarga yang berdampak pada anak-anak menjadi korban, anak-anak butuh perlindungan, rasa aman dari berbagai bentuk kekerasan.

Ketahanan keluarga menjadi fondasi penting bagi stabilitas dan keharmonisan masyarakat.
Empat pilar utama dalam memperkuat ketahanan keluarga, yaitu :
1. Taqwa,
2. Sabar,
3. Kasih Sayang, dan
4. Nafkah Yang Memadai, serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memicu perceraian, seperti nikah dini, adanya pihak ketiga, kemiskinan, dan minimnya ilmu agama.

Keempat pilar tersebut berperan sebagai pedoman untuk membangun hubungan keluarga yang harmonis, stabil, dan religius.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba
DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025
Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026
DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025
Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen
Komisi A DPRD Toba Konsultasi Terkait SP4N Lapor ke Diskominfo Medan
Polemik Akses Pers di DPRD Humbahas, SPRI Taput Angkat Bicara
Anggota DPR RI Komisi X dari Partai Demokrat, Ucapkan Selamat Hari Jadi Sumatera Utara ke-78
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:50 WIB

Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:26 WIB

DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:38 WIB

Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:48 WIB

DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:41 WIB

Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Toba Tekankan Peran Adat dan Budaya Wujudkan Toba Mantap 2029

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29 WIB

Pemerintahan

Wakil Bupati Tapteng Lantik Dewan Hakim MTQ ke-51 Tahun 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:34 WIB