Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Mantan Bupati Tapanuli Utara, KRA Drs. Nikson Nababan, M.Si, menampilkan momen kebersamaan dan silaturahmi antar tokoh daerah melalui unggahan di media sosial.
Dalam unggahan tersebut tampak Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., bersama mantan Bupati Taput KRA Drs. Nikson Nababan, M.Si, mantan Bupati Torang Lumbantobing, dan mantan Bupati Taput R.E. Nainggolan terlihat kebersamaan para tokoh ini, Senin (30/12/2025).
Gambar lama suasana yang ditampilkan menunjukkan keakraban dan keharmonisan antar tokoh, dengan nuansa santai penuh canda dan kehangatan momen mencerminkan hubungan silaturahmi yang baik serta komunikasi yang harmonis di antara para tokoh daerah.
Mantan Bupati Nikson Nababan yang Lahir pada 5 Oktober 1972 di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara,yang memulai karier sebagai jurnalis, lalu aktif di dunia politik dan pemerintahan hingga menjadi bupati.
Nikson memiliki gelar Drs. (Doktorandus) dan M.Si (Magister Sains).
Menurut informasi Nikson Nababan telah meraih gelar doktor (S3) dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan predikat Magna Cum Laude pada tahun 2025. Gelar Kanjeng Pangeran Raden Aryo berasal dari pemberian dari Kesultanan Solo dan termasuk gelar kehormatan.
Gambar Kebersamaan ini diduga berlangsung di salah satu lokasi di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Unggahan tersebut mendapat perhatian publik sebagai simbol persatuan, kekeluargaan, dan sinergi antar pemimpin serta tokoh masyarakat di wilayah Tapanuli.

Di akun media sosialnya Nikson Nababan menuliskan Tulisan di foto:
“Orang yang ikhlas tidak pernah kecewa dengan amal baik yang telah dia lakukan karena yakin Allah Maha Melihat dan akan membalasnya dengan adil. Senin, 29 Desember 2025.
Yang menekankan nilai keikhlasan dalam berbuat kebaikan, yang tulus tidak menggantungkan harapan pada pujian, balasan manusia, atau hasil duniawi. Yang meyakini bahwa setiap amal baik, sekecil apa pun, diketahui oleh Tuhan dan akan mendapat balasan yang adil pada waktunya.
Pesan ini bersifat motivatif dan religius, sekaligus mencerminkan nilai moral kepemimpinan: bekerja dan mengabdi dengan tulus, bukan demi pengakuan, melainkan demi kebaikan bersama.
– Keikhlasan adalah dasar dari setiap perbuatan baik.
– Tidak kecewa meski kebaikan tidak dihargai manusia.
– Keyakinan spiritual bahwa Tuhan Maha Melihat dan Maha Adil.
– Ajakan untuk konsisten berbuat baik tanpa pamrih.
Pesan ini bersifat motivatif dan religius, sekaligus mencerminkan nilai moral kepemimpinan: bekerja dan mengabdi dengan tulus, bukan demi pengakuan, melainkan demi kebaikan bersama.
Melalui momen kebersamaan ini, diharapkan semangat persaudaraan dan kolaborasi lintas daerah dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan dan kemajuan kawasan Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara secara berkelanjutan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








