Proyek Pengecoran Jalan Bojong Klapa – Nunggal Tak Kunjung Rampung, Warga Ciuncal Mengeluh Banyak Korban Berjatuhan

- Redaktur

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Proyek pengecoran Jalan Bojong Klapa – Nunggal yang berlokasi tepatnya di wilayah Ciuncal, Kelurahan Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, hingga kini belum juga rampung. Kondisi tersebut menuai keluhan keras dari warga karena jalan yang rusak dan licin telah menyebabkan banyak pengendara terjatuh serta kendaraan mogok. Sabtu, 03/01/2026.

Pantauan di lapangan menunjukkan, proyek yang sudah berjalan berbulan-bulan itu meninggalkan permukaan jalan yang tidak rata, berlumpur saat hujan, dan berdebu ketika kering. Situasi ini sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang setiap hari melintas untuk beraktivitas.

“Sudah banyak korban jatuh, motor juga sering mati. Kalau hujan licin parah, kalau panas debunya luar biasa,” keluh salah satu warga setempat.

Warga menyebutkan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama bagi para pekerja yang berangkat pagi dan ibu-ibu yang mengantar anak ke sekolah. Akibat kondisi jalan yang rusak, aktivitas warga menjadi terganggu dan perjalanan yang seharusnya singkat kini memakan waktu lebih lama.

“Ibu-ibu antar anak sekolah susah lewat sini, kasihan. Orang mau kerja juga jadi telat. Ini jalan penting, tapi seperti dibiarkan,” ujar warga lainnya.

Selain membahayakan keselamatan, warga juga mempertanyakan lambannya penyelesaian proyek pengecoran tersebut. Mereka berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mempercepat pengerjaan agar jalan dapat kembali normal dan aman dilalui.

Warga Ciuncal mendesak pemerintah daerah maupun pelaksana proyek agar segera menuntaskan pekerjaan tanpa terus berlarut-larut. Mereka khawatir, jika dibiarkan lebih lama, jumlah korban kecelakaan akan terus bertambah.

“Jangan tunggu ada korban parah dulu baru diperbaiki. Tolong segera diselesaikan,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai target penyelesaian pengecoran jalan tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru