Tanpa Pembiayaan dan Narasi yang Kuat, Cagar Budaya Berisiko Menjadi Monumen Beku

- Redaktur

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra H. Irpan Haeroni, SM.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra H. Irpan Haeroni, SM menjelaskan, situs cagar budaya hanya berfungsi sebagai lokasi wisata pasif, namun minim aktivitas ekonomi kreatif yang jauh dari sentuhan strategi promosi modern. Minggu, 11/01/2026.

Tanpa pembiayaan dan narasi yang kuat, cagar budaya berisiko menjadi monumen beku, karena hanya dikunjungi sesekali, tetapi tidak dapat menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.

Banyak kawasan cagar budaya tidak memiliki strategi storytelling, branding, maupun integrasi dengan subsektor ekonomi kreatif.

Kelestarian cagar budaya di Tanah Jawa Barat berada dalam kondisi mengkhawatirkan, seiring terancamnya cagar budaya yang telah berusia ratusan tahun akibat aktivitas ekonomi.

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dari Dapil IX Kabupaten Bekasi, H. Irpan Haeroni, SM menegaskan, hancurnya cagar budaya bukan sekadar persoalan fisik bangunan, melainkan juga menyangkut hilangnya identitas nilai sejarah bangsa, tegasnya.

Irpan berharap agar pemerintah melakukan pendekatan pelestarian yang lebih kreatif dan berkelanjutan untuk mengelola simbol dan narasi budaya sebagai daya tarik wisata tanpa merusak warisan aslinya.

Ironis, ribuan wisatawan Indonesia memilih terbang ke luar negeri, sementara situs budaya di cagar budaya tanpa sokongan negara.

Negara lain bisa mengelola cerita, simbol, dan ruang publik menjadi destinasi wisata yang hidup. Sementara di kita berbanding terbalik, sering mengorbankan cagar budaya yang asli.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Reses Ke-4 Anggota DPRD Provinsi Sulteng Mahfud Masuara SH, Di Sambut Hangat Masyarakat Desa Sipi
DPRD Toba Setujui Dua Ranperda Menjadi Peraturan Daerah l
Pandangan Umum Fraksi DPRD Toba atas Dua Ranperda Usulan Eksekutif
Rapat Paripurna DPRD Toba, Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses II TA 2026
Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba
DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025
Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026
DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:33 WIB

Reses Ke-4 Anggota DPRD Provinsi Sulteng Mahfud Masuara SH, Di Sambut Hangat Masyarakat Desa Sipi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:09 WIB

DPRD Toba Setujui Dua Ranperda Menjadi Peraturan Daerah l

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:38 WIB

Pandangan Umum Fraksi DPRD Toba atas Dua Ranperda Usulan Eksekutif

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

Rapat Paripurna DPRD Toba, Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses II TA 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:50 WIB

Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba

Berita Terbaru