Pasca Bencana di Humbang Hasundutan Butuh Anggaran Rp 467 Miliar

- Redaktur

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang terjadi pada November 2025 lalu, membutuhkan anggaran sebesar Rp 467 miliar lebih.

Komposisi perencanaan serta pendataan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana itu dipaparkan Kepala Bappelitbangda Pemerintah Kabupaten Humbahas Pahala Lumban Gaol saat menerima kunjungan Tim Kemenko PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), BNPB, BPBD Provinsi Sumut, di Ruang Rapat Inspirasi Kantor Bupati Humbahas. Senin 19/01/2026 .

Rapat dipimpin Sekertaris Daerah ( Sekda ) Chiristison Rudianto Marbun di dampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar H Purba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba termasuk dinas-dinas terkait.

Pahala Lumban Gaol menjelaskan perkiraan kebutuhan penanganan pasca bencana itu meliputi sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor.

Penyusunan R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) dikoordinasikan Pemerintah Kabupaten Humbahas melalui BPBD dan Bappelitbangda serta difasilitasi BNPB dengan melibatkan partisipasi aktif dari setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait termasuk lintas sektoral.

Proses penyusunan R3P ini didasarkan pada hasil pengkajian kebutuhan pasca bencana yang dipadukan dengan kebijakan pembiayaan dari pemerintah, pemerintah daerah dan sumber dana lainnya yang sah.

Dalam pertemuan itu, Sekda Chiristison Rudian Marbun juga menjelaskan bahwa pengkajian pendanaan ini dilakukan secara matang sesuai dengan instruksi Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH.

“Semua lintas OPD, di instruksikan cepat bergerak untuk melakukan pengkajian penilaian kerusakan dan kerugian akibat bencana alam banjir dan tanah longsor. Supaya segera menghidupkan kembali aktivitas dan perekonomian rakyat”tegas Chiristison Rudianto Marbun.

Setelah pertemuan, Sekda Chiristison Rudianto Marbun bersama rombongan tim melakukan peninjauan pembukaan jalan baru dari Desa Sampetua menuju Desa Batu Nagodang Siatas Kecamatan Onan Ganjang termasuk melihat jalan amblas yang selama ini dipergunakan sebagai akses utama menuju desa sebelum terjadi bencana alam. Kemudian rombongan juga meninjau rencana lahan relokasi bagi warga terdampak bencana di Desa Sampetua Kecamatan Onan Ganjang.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati
Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU
Bupati Humbahas Dorong APBD 2027 Tepat Sasaran, Rancangan Anggaran Rp855,54 Miliar
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:29 WIB

468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati

Berita Terbaru