Pemkab Humbahas dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Sibolga Perkuat Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial bagi Anak

- Redaktur

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sibolga Sinarta Tarigan, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Penandatanganan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Humbang Hasundutan, Jumat (30/01/2026).

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang berlaku efektif tahun 2026, serta selaras dengan KUHAP dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), yang menekankan pendekatan keadilan restoratif dan pidana non-pemenjaraan bagi anak.

Kesepakatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menghadirkan pendekatan penanganan anak yang lebih humanis, edukatif, dan berorientasi pada pembinaan serta reintegrasi sosial.

Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H. menyampaikan bahwa penerapan pidana kerja sosial dan pelayanan masyarakat bagi anak merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sistem peradilan pidana anak yang lebih humanis, edukatif, dan berorientasi pada masa depan.

“KUHP baru membuka ruang lebih luas bagi pidana alternatif. Untuk anak, pendekatan ini penting agar proses hukum tidak memutus masa depan mereka, tetapi justru membentuk tanggung jawab sosial,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Bapas Kelas II Sibolga menjelaskan bahwa pelaksanaan pidana kerja sosial dan pelayanan masyarakat akan dilakukan dengan pendampingan pembimbing kemasyarakatan, serta melibatkan peran pemerintah daerah dalam penyediaan kegiatan yang bersifat mendidik dan bermanfaat bagi lingkungan sosial.

Melalui MoU ini, Pemkab Humbang Hasundutan diharapkan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan putusan pengadilan sesuai KUHP dan KUHAP, sekaligus memperkuat reintegrasi sosial anak agar dapat kembali tumbuh dan berkembang secara wajar di tengah masyarakat.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, berperikemanusiaan, dan selaras dengan semangat pembaruan hukum pidana nasional.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Plt. Kadis Kebudayaan Kabupaten Bogor Hadiri Evaluasi Tari Sanggar Annisa Rumpaka 2026
Parkir Sembarangan di Lingkar Gelora Pakansari Siap-Siap Diderek, Penertiban Makin Tegas
Rektor IPB Tegaskan Tak Toleransi Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa
Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Tim Gabungan Turun ke Lapangan Cek Penyebab Banjir di Cibungbulang
Meneguhkan Disiplin Hingga Tanggung jawab, Pemkab Tapteng Kembali Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional
DPC GAMKI Humbang Hasundutan Dukung Percepatan Pembangunan Pariwisata Danau Toba
Bupati Sampaikan Kondisi Pariwisata dan Rencana Wisata Rohani di Toba kepada Menpar
Dishub Kota Bogor Intensif Tertibkan Parkir Liar, Utamakan Hak Pengguna Jalan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 21:45 WIB

Plt. Kadis Kebudayaan Kabupaten Bogor Hadiri Evaluasi Tari Sanggar Annisa Rumpaka 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 23:45 WIB

Rektor IPB Tegaskan Tak Toleransi Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Sabtu, 18 April 2026 - 23:36 WIB

Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Tim Gabungan Turun ke Lapangan Cek Penyebab Banjir di Cibungbulang

Jumat, 17 April 2026 - 20:05 WIB

Meneguhkan Disiplin Hingga Tanggung jawab, Pemkab Tapteng Kembali Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 19:59 WIB

DPC GAMKI Humbang Hasundutan Dukung Percepatan Pembangunan Pariwisata Danau Toba

Berita Terbaru