Banjir Bandang Kembali Terjang Desa Lubuk Ampolu, Kayu Gelondongan Porak-porandakan Pemukiman Warga

- Redaktur

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kayu-kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang, mendarat di Desa Lubuk Ampolu, Senin (16/2/2026). (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Banjir bandang yang menghantam Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Tapteng, Senin (16/2/2026), meninggalkan bekas luka mendalam bagi kurang lebih 80 kepala keluarga yang tinggal di kawasan tersebut.

Hujan deras yang mengguyur sepanjang hari membawa ribuan kubik kayu gelondongan, menerjang dan memporak-porandakan pemukiman warga.

Aliran Sungai Lubuk Ampolu yang meluap tak hanya menggenangi permukiman, melainkan juga membuat jalur baru yang langsung mengarah kepemukiman.

Sekitar 30 rumah terkena dampak langsung dari benturan kayu-kayu yang terbawa arus deras, sementara jembatan permanen penghubung desa terputus dan hanyut.

Sejumlah tiang listrik PLN juga tumbang, menyebabkan pasokan listrik mati total ke Desa Lubuk Ampolu dan dua desa di kawasan hulu.

Tak hanya listrik, pipa distribusi air minum juga mengalami kerusakan parah, bahkan sebagian hanyut terbawa arus.

Sebanyak 200 meter jalan penghubung desa tertutup material kayu, dan aliran sungai kini berpindah jalur hingga melintas di badan jalan.

Jika sungai tidak segera dinormalisasi, dikhawatirkan Desa Lubuk Ampolu akan lenyap dari peta dunia.

Nurma Panggabean (50), salah satu warga Desa Lubuk Ampolu, mengungkapkan harapan akan bantuan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai ke posisi semula.

“Kami mengharapkan agar pemerintah mengirimkan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai ke posisi semula,” ucapnya dengan nada khawatir.

Camat Badiri, Ahmad Saufi Pasaribu, yang telah meninjau lokasi mengatakan, seluruh kondisi darurat di Desa Lubuk Ampolu telah dilaporkan langsung kepada Bupati.

Ia berharap, minimal dua hingga tiga unit alat berat bisa segera dikerahkan untuk membuka akses dan menormalisasikan jalur sungai.

“Kita sudah laporkan pada Pak Bupati tentang kondisi saat ini, mulai dari akses yang putus, rumah warga yang rusak, hingga gangguan pasokan listrik dan air minum. Semoga alat berat bisa tiba dalam waktu dekat untuk membuka akses dan mengembalikan sungai ke jalurnya semula,” kata Saufi Kamis (19/2/2026).

Pantauan di lokasi, ribuan kubik potongan kayu menyebar diberbagai sudut dusun. Ini akan menjadi ancaman tersendiri bagi keselamatan warga, jika kondisi cuaca kembali memburuk dan air sungai meluap lagi.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 71 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB