Modus Lowongan Kerja di Kemenkeu, Oknum Agen Properti Diduga Tipu Korban Hingga Miliaran Rupiah

- Redaktur

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Seorang wanita paruh baya berinisial IN yang diketahui berprofesi sebagai agen properti di wilayah Bogor, diduga melakukan penipuan dengan modus menawarkan lowongan kerja di Kementerian Keuangan. Aksi tersebut disebut telah menelan banyak korban dengan total kerugian mencapai kurang lebih Rp1 miliar.

‎Dalam menjalankan aksinya, IN diduga meyakinkan korban dengan berbagai cara, salah satunya menggunakan foto profil WhatsApp yang menampilkan dirinya mengenakan seragam menyerupai pegawai Departemen Keuangan. Hal ini membuat korban percaya bahwa pelaku memiliki koneksi dan akses untuk meloloskan seseorang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

‎Salah satu korban mengaku mengalami kerugian sangat besar, yakni mencapai Rp623 juta. Uang tersebut diberikan secara bertahap setelah dijanjikan akan diterima sebagai ASN di lingkungan Kementerian Keuangan.

‎“Awalnya dijanjikan pasti lolos, katanya ada jalur khusus. Saya percaya karena dia terlihat meyakinkan dan seperti orang dalam,” ujar korban.

‎Korban lainnya, bernama Lisa, juga mengaku sempat menyerahkan uang sebesar Rp20 juta dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan yang sama.

‎Dalam perkembangan kasus ini, salah satu pihak yang diduga terlibat, berinisial AD, sempat digerebek oleh sejumlah korban di wilayah Tambun Utara, Bekasi. Aksi penggerebekan dilakukan setelah korban melacak keberadaan yang bersangkutan.

‎Meski demikian, hingga saat ini para pelaku, termasuk IN, belum ditahan dan dikabarkan masih berkeliaran di wilayah Kota Bogor. Kondisi ini membuat para korban merasa resah dan berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas.

‎Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan kelulusan instan, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang. Aparat diharapkan segera menindaklanjuti laporan para korban guna mencegah jatuhnya korban baru.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-040

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik
SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI
Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Kejari Humbahas Tetapkan Kades Nagasaribu II Tersangka Dugaan Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp325,9 Juta
*Polda Sulteng Ungkap Kasus Narkotika di Palu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan*
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:48 WIB

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 06:43 WIB

Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 10:30 WIB

SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB