Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Seorang wanita paruh baya berinisial IN yang diketahui berprofesi sebagai agen properti di wilayah Bogor, diduga melakukan penipuan dengan modus menawarkan lowongan kerja di Kementerian Keuangan. Aksi tersebut disebut telah menelan banyak korban dengan total kerugian mencapai kurang lebih Rp1 miliar.
Dalam menjalankan aksinya, IN diduga meyakinkan korban dengan berbagai cara, salah satunya menggunakan foto profil WhatsApp yang menampilkan dirinya mengenakan seragam menyerupai pegawai Departemen Keuangan. Hal ini membuat korban percaya bahwa pelaku memiliki koneksi dan akses untuk meloloskan seseorang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Salah satu korban mengaku mengalami kerugian sangat besar, yakni mencapai Rp623 juta. Uang tersebut diberikan secara bertahap setelah dijanjikan akan diterima sebagai ASN di lingkungan Kementerian Keuangan.
“Awalnya dijanjikan pasti lolos, katanya ada jalur khusus. Saya percaya karena dia terlihat meyakinkan dan seperti orang dalam,” ujar korban.
Korban lainnya, bernama Lisa, juga mengaku sempat menyerahkan uang sebesar Rp20 juta dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan yang sama.
Dalam perkembangan kasus ini, salah satu pihak yang diduga terlibat, berinisial AD, sempat digerebek oleh sejumlah korban di wilayah Tambun Utara, Bekasi. Aksi penggerebekan dilakukan setelah korban melacak keberadaan yang bersangkutan.
Meski demikian, hingga saat ini para pelaku, termasuk IN, belum ditahan dan dikabarkan masih berkeliaran di wilayah Kota Bogor. Kondisi ini membuat para korban merasa resah dan berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan kelulusan instan, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang. Aparat diharapkan segera menindaklanjuti laporan para korban guna mencegah jatuhnya korban baru.
Penulis : KB-040
Editor : Priyatna








