DELI SERDANG | Sangkakala.tv-
Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumatera Utara melakukan vaksinasi sinovac tahap pertama kepada 5.500 warga Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Senin (13/9/2).
Untuk melancarkan vaksinasi massal tersebut, panitia pelaksanaan vaksinasi membagi tiga lokasi dan mengatur jadwal vaksin berdasarkan waktu jam.
3 lokasi pelaksanan Vaksinasi yakni ;
1. Di SMKN 1 Beringin diikuti 4000 pelajar,
2. Balai Desa Beringin sebanyak 750 warga,
3. Balai Desa Sidodadi Ramunia sebanyak 750 warga.
Selain itu ada juga door to door terhadap 60 warga Beringin.
Pelaksanaan vaksin di tiga lokasi tersebut ditinjau Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar yang didampingi Kadis Kesehatan dr Ade Budi Krista, Camat Beringin Wahyu Rismiana.

Pada peninjauan di Balai Desa Beringin, Wakil Bupati HMA Yusuf Siregar memberi semangat kepada warga yang akan mendapatkan vaksin untuk tidak merasa takut. Sebab, penyuntikan vaksin tidak menimbulkan rasa sakit.
“Kalaupun ada gejala pegal-pegal setelah di vaksin, itu hanya sebentar. Itu menandakan proses vaksin sedang bekerja didalam tubuh kita. Vaksin ini sangat perlu untuk membentuk antibody terhadap Covid-19,” kata Yusuf Siregar.
Yusuf Siregar juga mengucapkan terimakasih kepada BIN Daerah Sumatera Utara yang telah menggelar vaksinasi secara masal. Sehingga masyarakat yang belum mendapat vaksin pertama bisa mendapatkannya.
HMA Yusuf Siregar saat dikonfirmasi tentang siapa penyelenggara vaksin tahap kedua, Wakil Bupati mengatakan ; hal itu akan tetap dilakukan pihak BIN Daerah Sumatera Utara, ” tegasnya.
“Yang kedua tetap dilaksanakan BIN, karena ini menjadi tanggung jawab mereka. Jadwalnya 28 hari kedepan dimana jumlahnya sama dan dilokasi yang sama juga.

Sedangkan bagi warga yang belum mendapat vaksin pertama agar bersabar. Sebab, vaksin kita masih terbatas. Tapi nanti semua akan mendapatkannya,”papar Yusuf Siregar.
Kepala Desa Beringin, Aldi Riansyah juga mengapresiasi BIN Sumut yang telah memberikan vaksin sinovac tahap pertama terhadap warganya. Sebab, masih banyak warganya yang belum mendapatkan vaksin tahap pertama.
Dalam pelaksanaan vaksin di tiga lokasi, puluhan petugas kesehatan diturunkan untuk menginput data, memeriksa kesehatan dan penyuntikan vaksin terhadap warga.
TNI/Polri juga diturunkan untuk guna membantu kelancaran vaksinasi. Masyarakat yang sudah terdaftar begitu antusias mengikuti vaksinasi.
Guna mengurai tumpukan massa, pihak panitia memanggil warga berdasarkan jadwal dan nomor urut untuk memasuki ruang vaksinasi. (Harry’S)







