Warga Keluhkan Banjir, Jalan Kapten Dasuki Bakhri Berubah Jadi “Jalan Air” di Desa Cibatok II

- Redaktur

Rabu, 15 April 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Fenomena jalan raya berubah menjadi “jalan air” kembali terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada sore hari. Kali ini, banjir menggenangi sepanjang Jalan Kapten Dasuki Bakhri, tepatnya di sekitar Jalan Desa Cibatok II, sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

‎Genangan air yang cukup tinggi membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah, sementara sebagian lainnya nekat menerobos genangan dengan risiko kendaraan mogok di tengah jalan.

‎Peristiwa ini diketahui dari aduan masyarakat yang mengeluhkan kondisi tersebut. Warga menilai banjir yang terjadi bukan kali pertama, dan seolah dibiarkan tanpa penanganan yang serius dari pihak terkait.

‎“Setiap hujan deras, jalan ini selalu banjir. Seperti tidak ada tindakan nyata, padahal ini jalur utama warga,” ujar salah satu warga sekitar.

‎Selain mengganggu mobilitas, kondisi ini juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat genangan air menutupi kondisi permukaan jalan yang rusak atau berlubang.

‎Warga berharap adanya langkah tegas dari pemerintah setempat untuk segera mencari solusi, mulai dari perbaikan sistem drainase hingga normalisasi saluran air di kawasan tersebut. Penanganan yang berkelanjutan dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus berulang.

‎Masyarakat pun mendesak agar pemerintah tidak hanya melakukan penanganan sementara, melainkan melakukan perbaikan menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Desa Cibatok II.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB

Pemerintahan

BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN TINJAU PENYALURAN AIR BERSIH

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:16 WIB