Atap Sekolah Terbang Diterjang Angin Kencang, Tiga Rumah Warga Terdampak di Bogor Barat

- Redaktur

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
Insiden atap sekolah terbang akibat angin kencang terjadi di Kampung Muara Asri, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, pada Rabu (15/04/2026). Peristiwa tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang sejak siang hari.

‎Atap sekolah yang terbuat dari material baja ringan dilaporkan terlepas dan terbawa angin hingga menimpa permukiman warga di sekitar lokasi. Sedikitnya tiga rumah mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

‎Salah satu rumah yang terdampak diketahui milik Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena. Beruntung, rumah tersebut dalam kondisi tidak dihuni saat kejadian berlangsung.
‎Meski menimbulkan kerusakan pada bagian bangunan, insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka.

‎Warga sekitar mengaku sempat panik saat angin kencang menerjang kawasan tersebut. Beberapa bagian atap beterbangan dan jatuh ke area permukiman dalam waktu singkat.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan sering melanda wilayah Kota Bogor. Selain itu, penting bagi pemilik bangunan untuk memastikan konstruksi atap terpasang dengan kuat guna menghindari risiko serupa di kemudian hari.

‎Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan serta penanganan terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB

Pemerintahan

BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN TINJAU PENYALURAN AIR BERSIH

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:16 WIB