Hari Kedua Hujan Deras, Banjir dan Longsor Kembali Terjang Cigudeg, Dua Sekolah Rusak

- Redaktur

Selasa, 21 April 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
‎Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor Barat, khususnya di Kecamatan Cigudeg, selama dua hari berturut-turut kembali memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah titik.

‎Pada Sabtu malam sebelumnya, sedikitnya enam desa di wilayah tersebut sempat dikepung banjir. Memasuki hari kedua, kondisi belum menunjukkan perbaikan. Genangan air masih merendam permukiman warga, sementara beberapa titik dilaporkan mengalami longsor akibat curah hujan yang masih tinggi.

‎Bencana susulan ini turut berdampak pada fasilitas umum, termasuk sektor pendidikan. Di Desa Cintamanik, dua sekolah dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor, yakni SD Negeri Ciodeng dan SMP Terpadu Rengganis.

‎Kerusakan paling parah terjadi di SMP Terpadu Rengganis. Salah satu bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Material tanah dan lumpur yang terbawa longsor menimbun sebagian area sekolah, memaksa aktivitas pendidikan dihentikan sementara.

‎Warga setempat mengaku khawatir dengan kondisi cuaca yang belum stabil. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, bencana ini juga meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor.

‎Pihak terkait diharapkan segera melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan material longsor serta pendataan kerusakan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi di wilayah Bogor Barat.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB

Pemerintahan

BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN TINJAU PENYALURAN AIR BERSIH

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:16 WIB