Pejabat Struktural Di Kota Bogor Harus Angkat Satu Anak Asuh Dari Keluarga Tak Mampu

- Redaktur

Rabu, 21 April 2021 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR | Sangkakala TV –
Banyak warga miskin di kota Bogor dan juga banyak yang belum menerima program bantuan sosial.

Camat Bogor utara, Marse Hendra Saputra mengatakan ; “Kami menginisiasi program OTA ini, untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin dan diatur dalam Perda RPJMD Kota Bogor,”katanya.

Marse menjelaskan, program OTA di Kecamatan Bogor Utara ini dimulai dari pejabat struktural di wilayah, yakni masing-masing seorang pejabat mengangkat satu orang anak asuh.

Untuk tahap pertama, ada 16 pejabat struktural di Kecamatan Bogor Utara, yang mengangkat 16 anak asuh.
“Bantuan diberikan setiap bulan, diantarkan secara langsung kepada keluarga anak asuh,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan belajar dari program Jaga Asa, kriteria untuk OTA bisa diukur dan sungguh-sungguh dijalankan dan harus ada pendampingan.

“Inisiasi program OTA ini jangan hanya menjadi program yang sekali jalan saja, tidak ada kelanjutannya. Harus ada pendampingan dan ikatan emosionalnya secara berkelanjutan,”tegasya.

Bima Arya menyatakan memberikan apresiasi kepada Bogor Utara, yang telah menginisiasi program OTA, semoga menjadi contoh bagi kecamatan lainnya.

“Program OTA ini menjadi ikhtiar kita untuk melengkapi kegiatan formal”.

Program OTA yang berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkat indeks pembangunan manusia (IPM) usia sekolah, dengan meningkatnya rata-rata pendidikan warga Kota Bogor.

Bima juga berpesan kepada para lurah, untuk rajin mendata anak-anak dari keluarga tidak mampu yang putus sekolah.
Ajak mereka untuk kembali ke bangku sekolah.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor meluncurkan program sosial Orang Tua Asuh (OTA) kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk menekan angka putus sekolah dan mengurangi kemiskinan.

“Saya bangga adanya inisiasi program OTA ini untuk mengurangi anak putus sekolah. Kalau saat ini ada di Bogor Utara, saya harapkan berikutnya ada di wilayah lainnya di Kota Bogor,” kata Bima Arya. (Heri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Dorong Kemajuan Olahraga Dan Pembinaan Generasi Muda
Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah
Lindungi Keselamatan Warga, Pemkab Tapteng Komitmen Lakukan Mitigasi Maksimal
Dishub Kota Bogor Bersama Satlantas dan Denpom Gelar Penertiban Terpadu AKDP ‎
Dishub Kota Bogor Bersama Satlantas dan Denpom Gelar Penertiban Terpadu AKDP
Bupati Humbahas Dorong Kemajuan Olahraga Dan Pembinaan Generasi Muda
Pemkab Kapuas Hulu Perkuat Kesadaran Keamanan Informasi di Lingkungan Pemerintah Daerah
Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:01 WIB

Bupati Humbahas Dorong Kemajuan Olahraga Dan Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 12 September 2026 - 20:49 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 September 2026 - 16:41 WIB

Lindungi Keselamatan Warga, Pemkab Tapteng Komitmen Lakukan Mitigasi Maksimal

Jumat, 11 September 2026 - 17:10 WIB

Dishub Kota Bogor Bersama Satlantas dan Denpom Gelar Penertiban Terpadu AKDP ‎

Jumat, 11 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Humbahas Dorong Kemajuan Olahraga Dan Pembinaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB