Kapuskesmas Tambun dr Suhaemi ; Keterlibatan Lintas Pemangku Kepentingan, Seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Dan Kelompok Masyarakat Lainnya Di Perkuat.

- Redaktur

Minggu, 20 Februari 2022 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Rapat kordinasi untuk mencegah penyebaran virus varian Omicron, bertema ; Fucus Group Discussion (FGD)
Peran Serta Tokoh Masyarakat dan Potensi Masyarakat dalam Mencegah Penyebaran Covid 19.

Kegiatan rapat tersebut di hadiri oleh ; Kanit Bimkamsa Polres Metro Bekasi AKP Suparjo, Kapuskesmas Tambun Dr Suhaemi, Babinsa Desa Setiadarma Pelda Boyatni, Babinkamtibmas Desa Setiadarma Aipda Agus N, Ketua POKDAR Kamtibmas Sarmalih.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Setiadarma RT 01 RW 02 Dusun 3 Kp Darmajaya
Kec. Tambun Selatan, Minggu 20/2/2022.

Kanit Bimkamsa Polres Metro Bekasi AKP Suparjo dalam sambutannya menyampaikan, tentang apa yang kemarin di sampaikan oleh Kapolri melalui pesan Virtualnya.
“Tentunya kita harus melakukan langkah dan strategi dalam rangka menghadapi varian tersebut,”ungkap AKP Suparjo.

Kapolri juga meminta agar melakukan pengecekan terhadap kesiapan RS, khususnya ruang ICU, sehingga pada saat ada masyarakat yang dirawat masyarakat tersebut bisa sembuh,”dalam Keterangannya.

Tidak hanya kesiapan rumah sakit, Kapolri juga meminta kesiapan untuk menyesuaikan diri (isoter) untuk masyarakat bergejala ringan. Terutama, jika rumahnya tidak bisa digunakan sebagai tempat isolasi mandiri (isoman).

“Sehingga imunitas kita betul-betul bisa terjaga. Lalu gunakan masker tentunya menjadi salah satu prioritas juga yang selalu kita ingatkan karena ini juga untuk menjaga agar kita bisa terlindungi dari transmisi transmisi varian omicron”.

Sementara Menurut Dr Suhaemi, pemberian vaksinasi primer dan vaksinasi booster untuk lansia dan kelompok rentan lebih diutamakan agar mereka terhindar dari risiko keparahan apabila terpapar COVID-19.

Selain itu Kapuskes berpesan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 supaya bergegas menuju pelayanan kesehatan terdekat dan tidak memilih-milih vaksin merek tertentu.

“Semua vaksin telah teruji dalam memberikan perlindungan, ”tegasnya Kapuskes.

Pemerintah meminta agar keterlibatan lintas pemangku kepentingan, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kelompok masyarakat lainnya diperkuat.

Cara ini menurut Kapuskes sangat penting dan strategis karena bisa berdampak positif dalam peningkatan laju vaksinasi.

“Pemerintah juga berkomitmen mengamankan ketersediaan stok vaksin COVID-19 untuk memastikan program vaksinasi nasional berjalan lancar,” katanya.

Kemudian Hal yang berbeda di sampaikan oleh Babinsa Koramil 01 Tambun, Menurut Babinsa Koramil 01 Tambun Pelda Boyatni
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten Bekasi ini di lakukan agar dapat mempertahankan kewaspadaan dan antisipasi dari meningkatnya puncak kasus COVID-19 akibat varian mutasi Omicron. ” Ungkap Boyatni.

Pemerintah mempertahankan penerapan metode PPKM dengan beberapa penyesuaian dan terus meminta masyarakat melakukan langkah pengendalian penularan, seperti protokol kesehatan serta vaksinasi.” Papar Boyatni

Keputusan penerapan PPKM tersebut tertuang dalam dua Inmendagri perpanjangan PPKM yaitu Inmendagri No. 3/2022, untuk pengaturan PPKM Level 3, 2, 1 di Jawa Bali serta Inmendagri No. 4/2022, untuk pengaturan PPKM Level 3, 2, 1 di luar Jawa Bali. ” Pungkasnya.

(Wr)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Apresiasi Pelaksanaan Kegiatan Bakti Sosial dan Gospel Time Yayasan Godukasi Persada Nusantara
Puskesmas Kami Seivi Lembasada, Melayani Cek Kesehatan Gratis di Giat STQ Ke X- Tingkat Kecamatan Banawa Selatan
Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor
RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung
Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting
Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:32 WIB

Bupati Humbahas Apresiasi Pelaksanaan Kegiatan Bakti Sosial dan Gospel Time Yayasan Godukasi Persada Nusantara

Senin, 7 September 2026 - 09:15 WIB

Puskesmas Kami Seivi Lembasada, Melayani Cek Kesehatan Gratis di Giat STQ Ke X- Tingkat Kecamatan Banawa Selatan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:11 WIB

RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:01 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kemenko PMK Monev Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:38 WIB

Pemerintahan

Dinas PPPA Tapteng Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:42 WIB