Wouw . . . ! Terbukti Zina dengan Istri Orang, Kades Sukadanau Nonaktif Divonis Hanya 7 Hari Penjara.

- Redaktur

Rabu, 8 Februari 2023 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Sidang putusan kasus perzinahan Kades Desa Sukadanau non aktif Mulyadi (50) di Pengadilan Negeri Cikarang, membuat pelapor dan keluarga pelapor beserta puluhan masyarakat Desa Sukadanau yang mengikuti persidangan putusan pengadilan kecewa. Pasalnya putusan hukuman majelis hakim yang dinilai terlalu ringan hanya 7 hari kurangan penjara.

Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Yudha Dinata SH menetapkan Mulyadi (50) Kepala Desa Sukadanau Non Aktif di vonis hukuman 7 hari penjara setelah terbukti melakukan perzinahan dengan Rizki karunia (28) Sidang agenda putusan tersebut digelar di Ruang Chandra Pengadilan Negeri Cikrang, Senin (8/2/2023).

Sementara itu, Eko Muhtiar Putra selaku korban dari perbuatan asusila Mulyadi yang berselingkuh dengan istrinya mengaku sangat kecewa dengan vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim.

Menurutnya, hukuman tersebut terlalu ringan bagi terdakwa, pasalnya terdakwa merupakan seorang Kepala Desa yang seharusnya memberikan tauladan yang baik bagi masyarakatnya.

Ia khawatir, dengan vonis hanya 7 hari itu tidak akan menimbulkan efek jera kepada para pelaku tindak asusila perselingkuhan nantinya.

“Kalau dibilang mengecewakan, ini sangat mengecewakan. Dari tuntutan maksimal yang saya harapkan untuk terdakwa M sebagai seorang Kepala Desa yang seharusnya jadi contoh dan panutan tersebut, hanya dihukum 7 hari kurungan penjara,” ungkap Eko.

Bahkan Eko menyebut, tuntutan JPU pada sidang sebelumnya yaitu 1 bulan penjara, seharusnya hukuman yang maksimal dijatuhkan terhadap terdakwa.

“Dibilang kecewa saya kecewa tapi sebelumnya saya hanya mencari pembenaran bahwa kasus perzinaan ini dilakukan oleh Kepala Desa Sukadanau, bukan sebatas fitnah. Ini sebagai pembuktian,” tegasnya.

Usai sidang putusan dinyatakan bersalah oleh PN Cikarang, puluhan warga dan tokoh masyarakat menyambangi Kantor Dinas DPMD dan Kantor Bupati Bekasi, dengan maksud memberitahukan hasil sidang Putusan dan meminta kepada Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menepati janjinya untuk memberhentikan Mulyadi dari Jabatannya sebagai Kades Sukadanau.

(KB-017)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru