Depresi di Usir Anaknya, Pria Lansia Nekat Akhiri Hidup Dengan Cara Ditabrak Kereta Api

- Redaktur

Rabu, 22 Februari 2023 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Di duga Depresi lantaran diusir oleh anaknya, seorang pria berusia Lansia nekat mengakhiri hidupnya ditengah perlintasan kereta api di Bojong Koneng, simpang warung bambu, Rt.02 Rw 09, Desa Telaga Murni, Selasa (21/2/2023) Pukul 12.00 Siang.

Ibu omih (43) pedagang gado-gado simpang warung bambu mengatakan, ciri-ciri korban agak putih tinggi berkacamata sempat berbicara dengannya dengan nada sedih usai turun dari ojek menanyakan jadwal kereta arah Pulo Gebang.

“Turun dari ojek dengan nada sedih dia menceritakan kalau dirinya ingin ke pulo gebang, dirinya habis diusir oleh anaknya lantaran tidak bekerja lagi dan dia sempat mengatakan ingin bunuh diri, saya melarangnya dan menyarankan untuk istirahat di warungnya sembari saya kasih air minum. Habis itu Karena saya ada yang mesan gado-gado dia jalan ke arah barat menyusuri rel kereta api.

Lebih lanjut Omih mengatakan, “ngkong sempat dicegah oleh mpo saya dan sejumlah warga, tapi korban secara tiba-tiba berdiri ditengah perlintasan kereta api dan tertabrak kereta api’, jelasnya.

Menurut keterangan petugas keamanan perlintasan kereta api korban tertabrak kereta Airlangga kereta api jurusan Jakarta – Surabaya.

Sementara itu petugas evakuasi bersama kepolisian yang datang ke lokasi tidak menemukan identitas dari tubuh korban, hanya ditemukan sebuah tas plastik berwarna putih berisi pakaian milik korban.

Guna kepentingan otopsi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Sementara itu, identitas dan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya masih dalam penyelidikan Polsek Cikarang Barat.

(NHS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam

Senin, 14 Sep 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan

Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027

Senin, 14 Sep 2026 - 22:43 WIB