BEJAT !!!, AT (45) Setubuhi Anak Tiri dan Habisi Nyawa Bayi Setelah Dilahirkan

- Redaktur

Kamis, 6 April 2023 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
AT (45) warga Kampung Pulo Rengas RT 06 RW 02, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, yang bekerja sebagai buruh bangunan, ditetapkan tersangka oleh polisi, karena perlakuan bejat menyetubuhi anak tiri hingga membunuh bayi hasil hubungannya dengan korban.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menuturkan, tersangka melakukan aksi bejatnya terhadap anak tirinya AM (18) hingga melahirkan seorang bayi perempuan, sadisnya lagi tersangka tega menghabisi nyawa bayi sesaat setelah dilahirkan.

“Korbannya ada dua, korban yang persetubuhan anak di bawah umur ini inisial AM, korban yang satu lagi korban kekerasan anak di bawah umur hingga menyebabkan meninggal dunia ini baru beberapa saat lahir,” jelas Twedi saat konferensi pers di gedung Humas Polres Metro Bekasi, Rabu (5/4/23).

Lebih lanjut, Twedi menjelaskan tersangka melakukan aksi bejatnya sejak awal tahun 2022 silam, dengan modus merayu anak tirinya yang masih duduk dibangku kelas 3 SMA dengan iming-iming dibelikan handphone, agar korban mau disetubuhi tersangka.

“Ini dimulai sejak tahun awal tahun 2022 menurut pengakuannya seperti itu, sekitar sepuluh kali melakukannya,” ungkapnya.

Kasus tersebut terungkap saat korban AM melahirkan di kamar mandi rumahnya, lantaran panik dan takut aibnya terbongkar tersangka nekat menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkan oleh korban dengan sadis.

Awalnya, warga curiga atas penyebab kematian sang bayi, dugaan adanya kekerasan sehingga menyebabkan bayi tersebut meninggal dunia. Setelah dikuburkan, kemudian Polisi melakukan proses ekshumasi, dengan menggali kembali makam bayi dan melakukan otopsi.

“Setelah di otopsi hasil sementara diketahui ada luka dalam di bagian kepala,” kata Twedi.

“Menurut pengakuan tersangka setelah membungkus muka bayi menutup muka bayi dengan kain, maka melakukan kekerasan terhadap anak bayi itu,” imbuhnya.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 81 ayat 3 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 dari ancaman pidana yang ada.

“Sedangkan, kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur dikenakan pasal 80 ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” jelas Twedi.

(Asep)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB