BOGOR – JABAR | Sangkakala7.tv
Dalam pantauan hingga pukul 10.44 WIB pelataran Balai Kota Bogor yang berada di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, dipenuhi para pengunjuk rasa dan kendaraan angkot berwarna hijau. Diperkirakan sejumlah 500-700 unit angkot mengikuti aksi unjuk rasa tersebut. Senin, 17/04/2023
Mereka yang berada di pelatara Plaza Balai Kota, tengah menunggu perwakilan pengunjuk rasa yang diterima Wali Kota Bogor Bima Arya.
Ada beberapa tuntutan yang mereka sampaikan, pertama mengenai belum diberlakukannya tarif Biskita atau tidak dilaksanakannya sesuau kesepakatan MoU. Lalu, mengenai umur teknis angkot sampai 20 tahun.
Terakhir, para sopir angkot menuntut agar program penataan angkutan umum di Kota Bogor ditunda sampai pembangunan Jembatan Otista selesai. Apalagi, pembangunan tersebut bakal berdampak besar terhadap rute sejumlah angkot dan penumpangnya.
“Kita minta sebelum bertarif (Biskita) berhenti beroperasi, wali kota membuat surat ke BPTJ agar segera bertarif, tanpa surat BPTJ,” teriak salah satu pendemo.
Dampak angkot demo di Balai Kota Bogor menyebabkan terlantar nya para penumpang di Terminal Laladon.
(Heri)










