Waspada !!! Nyawa Terancam, Banyak Jalan Berlobang dan Tanpa Penerangan

- Redaktur

Kamis, 27 April 2023 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Jalan Alteri yang menghubungkan antara jalan pantura dan Jalan Infeksi Kali Malang tepatnya di bawah jalan tol Cibitung – Cilincing, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, kondisinya sangat membahayakan pemudik pengguna kendaraan sepeda motor yang kembali dari kampung halamannya usai merayakan Idul Fitri.

Jalan penghubung sejauh lebih dari satu kilo meter tersebut, sangat membahayakan karena banyak terdapat lobang dan bila tidak berhati – hati dapat membahayakan hingga mengancam nyawa para pengguna jalan yang melintas.

Yang lebih membahayakan lagi bila berkendara di malam hari, di jalan tersebut tidak ada sama sekali lampu penerangan hingga jalan tersebut sangat rawan akan kecelakaan.

Salah satu pemudik Haris(40) yang baru pulang mudik dari kampung halamannya Jawa tengah, mengaku sempat akan jatuh karena mencoba menghindari lubang jalan yang rusak dan tanpa penerangan jalan, ungkapnya.

“saya sempat akan terjatuh dan untungnya dapat mengimbangi sepeda motor yang di bawa, kalau jatuh pasti anak istri akan terluka karena aspal jalan banyak yang rusak dan tidak mendapat perhatian dari dinas terkait”, ucap Haris dengan nada kesal.

“padahal Kabupaten Bekasi terkenal dengan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, hanya untuk Penerangan Jalan Lampu saja tidak ada sama sekali”, sesal Haris lagi.

Hal senada juga di sampaikan beberapa awak media yang melakukan peliputan arus balik di Perempatan Jalan Arteri Cibitung, dengan mengaku jalan tersebut sangat rawan dan membahayakan para pemudik yang akan kembali usai berlebaran di kampung halamannya.

“Setiap hari dari siang hingga malam, kami melakukan peliputan di Jalan Alteri Cibitung, selain tidak ada petugas, baik petugas dari Dinas Perhubungan maupun petugas Kepolisian Polsek Cikarang barat, jalan tersebut kami lihat kondisinya tidak layak dan minim penerangan hingga membahayakan nyawa para pemudik yang akan balik mudik usai berlebaran di kampung halamannya”, ucap Rahmat Haikal Majid alias Cang Tubis awak media dari Jaktv.

“jalan sepanjang kurang lebih satu kilo ini seharusnya dapet di perbaiki, jangan kalau sudah ada korban baru di perbaiki, banyak kami lihat sendiri pengendara roda dua yang nyaris celaka bahkan hampir jatuh dan kami juga sempat melihat pengendara sampai rantai motornya copot hanya karena menghindari jalan berlobang di tempat ini”, ucap Cang Tubis.

Cang Tubis menambahkan yang di kwatirkan di jalan tersebut menjadi tempat kejahatan aksi begal, karena kondisinya yang gelap terlebih kemarin Selasa dini hari, sempat ada korban begal yang jaraknya tidak jauh dari jalan alteri tempat kami melakukan peliputan.

(Nhs)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sepanjang Tahun 2026, 591 Warga Toba Terima Bantuan Bedah Rumah

Senin, 7 Sep 2026 - 15:39 WIB