Dewi Aryani Ajak Masyarakat Cerdas Memilih Obat

- Redaktur

Minggu, 9 Juli 2023 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – JATENG || Sangkakala7.tv
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si bersama Kementerian Kesehatan RI menggelar acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) Kepada Stakeholder, bertempat di Gedung Az-Zahra Suradadi Kabupaten Tegal, Minggu (9/7/2023).

Hadir pada acara tersebut Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si, Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI Ira Miranti, SS.,MHSM.,Apt, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Riftieni Tri Lestiarsi, SKM.,MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dr. Ruszaeni, SH.,MM, Pemateri Edukasi Gema Cermat Elok Riqotun, S.Farm.,Apt, Moderator Pangestuti, SKM.,MM, Muspida Kecamatan Suradadi, Kades Suradadi, Tokoh Masyarakat serta ratusan peserta.

Pada kesempatan itu, Dewi menekankan kepada masyarakat untuk cerdas dalam memilih obat. Jadi intinya walaupun kita menggaungkan gerakan hidup sehat tapi masyarakat juga harus paham bagaimana cara memilih obat yang benar. Salah satu yang paling penting adalah jangan lagi beli obat di warung, karena warung itu sebetulnya tidak punya izin untuk menjual obat-obatan, jadi harus diarahkan beli ke apotik tapi lebih baik lagi kalau mendapatkan resep dari dokter,” tandasnya.

Menurut Dewi, “Memang ini enggak mudah, karena akses masyarakat ke apotik juga kadang-kadang jauh. Untuk itu, perlu sosialisasi maupun penguatan stok obat-obatan di Puskesmas-Puskesmas supaya masyarakat yang datang ke Puskesmas obatnya tersedia dan juga mereka enggak harus jauh-jauh ke apotik, kecuali kalau perkotaan di apotik mungkin masih mudah,” ujarnya.

“Pesan saya untuk Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan yaitu Pertama, sosialisasi tentang gerakan hidup sehat masih terus digaungkan. Kedua, masyarakat diberikan pemahaman untuk tidak membeli sembarangan obat di warung. Dan yang Ketiga, Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan mereka harus mengupayakan ketersediaan obat di semua Puskesmas. “Karena setiap kecamatan ada Puskesmas maka masyarakat kalau bisa mendapatkan obat dari faskes milik pemerintah terutama untuk warga yang tidak mampu,” kata Dewi.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI Ira Miranti, SS.,MHSM.,Apt mengimbau masyarakat untuk terus selalu mematuhi protokol kesehatan agar kita bisa terhindar dari wabah Covid-19 meskipun saat ini sudah tidak ada lagi.

Menurut Ira, “Gema Cermat merupakan upaya pemerintah bersama dengan masyarakat dalam upaya mengedukasi masyarakat untuk menggunakan obat secara tepat dengan tujuan agar menggunakan obat secara rasional,” ujarnya.

Ira menjelaskan, selain melibatkan masyarakat kegiatan ini melibatkan apoteker yang secara langsung memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat tentang cara menggunakan obat yang benar, sehingga gerakan masyarakat dapat terhindar karena kesalahan pemakaian obat,” jelasnya.

Lanjut Ira, “Pertemuan kali ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh informasi tentang kesehatan, meningkatkan kesehatan masyarakat, pentingnya menggunakan obat secara benar dan tepat,” pungkas Ira.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Generasi Muda Sebagai Benteng Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Berbagai Perubahan dan Tantangan di Era Digital
Lestarikan Warisan Seni Budaya Agar Tidak Ditinggalkan Hingga Terancam Hilang
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM : Mendukung dan Mengapresiasi Siswa yang Berhasil Mengukir Prestasi
Orang Tua Wajib Mendidik dan Membimbing Anak dalam Penggunaan Teknologi Digital
Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama
Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:19 WIB

Generasi Muda Sebagai Benteng Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Berbagai Perubahan dan Tantangan di Era Digital

Jumat, 18 September 2026 - 23:16 WIB

Lestarikan Warisan Seni Budaya Agar Tidak Ditinggalkan Hingga Terancam Hilang

Rabu, 16 September 2026 - 22:37 WIB

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM : Mendukung dan Mengapresiasi Siswa yang Berhasil Mengukir Prestasi

Selasa, 15 September 2026 - 21:46 WIB

Orang Tua Wajib Mendidik dan Membimbing Anak dalam Penggunaan Teknologi Digital

Minggu, 13 September 2026 - 22:50 WIB

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama

Berita Terbaru

Pemerintahan

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB