KABUPATEN BEKASI || Sangkakala7.tv
Adikarya Parlemen:
H. Irpan Haeroni, SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.
Indonesia dikenal sebagai bangsa besar yang memiliki beragam Suku Bangsa dan Budaya yang tetap bertahan hingga saat ini, ada banyak keberagaman Budaya, Bahasa, Ras, Suku Bangsa, Agama, dan Kepercayaan, Senin, 25 September 2023.
H. Irpan Haeroni, SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna ” Berbeda-beda Tetapi Tetap Satu Jua, ” menjadi perekat keberagaman Budaya, Bahasa, Ras, Suku Bangsa, Agama, dan Kepercayaan.
Toleransi antar umat beragama Bangsa Indonesia wajib dijaga agar tetap utuh dan harmonis.
Ketuhanan Yang Maha Esa, merupakan salah satu tanda Indonesia merupakan negara religius. Kemudian kebebasan beragama di Indonesia juga diatur dalam Undang-undang 1945 yakni Pasal 29.
Keanekaragaman agama di Indonesia dapat dilihat dari pengakuan terhadap enam agama yang dianut oleh masyarakat di Tanah Air, yaitu ; Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Lanjut Irpan Haeroni Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, keanekaragaman agama di Indonesia tercipta karena sejarah yang panjang, jauh sebelum era kemerdekaan, Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah, khususnya rempah-rempah.
Negara memberikan jaminan terhadap keanekaragaman agama di dalam negeri melalui UUD RI 1945 Pasal 29 yang menyatakan ; Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
Hal ini pun tertuang dalam Sila ke-1 Pancasila yang berbunyi ; Ketuhanan Yang Maha Esa.
Dalam Undang-Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia 1945 ayat 1 yang berbunyi Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
Terciptanya integritas nasional menjadi sarana untuk memajukan pergaulan antarsuku, agama, budaya, dan golongan
memperkaya budaya bangsa.
Irpan Haeroni Politisi dari Partai Gerindra menegaskan, Kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi kita.
Tugas kita adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara kebebasan beragama itu dengan komitmen kebangsaan untuk menjamin kehidupan yang rukun dan damai,” tegasnya.
Indonesia adalah negara yang kaya akan perbedaan dan keberagaman. Hal itu pula yang membuat Indonesia rentan terpecah belah akibat perbedaan yang ada.
Keberagaman kalau tidak dikelola dengan baik dapat menjadikan sumber konflik, menimbulkan adanya perbedaan, apalagi yang terkait dengan agama “harus diakui bahwa perbedaan yang tajam dan ekstrem kalau tidak dikelola dengan baik, berpotensi menimbulkan konflik, melahirkan sikap ekstrem dalam membela tafsir klaim kebenaran masing-masing,” jelasnya.
Lebih dalam Irpan mengatakan, sifat toleransi harus ditanamkan sejak dini agar bisa bertumbuh menjadi manusia yang bisa menerima perbedaan yang ada, tutup Irpan.
(R-001)







