Pemerintah Menetapkan Golden Time Pencarian Korban Hilang di Baktiraja Humbahas

- Redaktur

Jumat, 8 Desember 2023 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosmar Banjarnahor SE: “pencarian para korban hilang akan tetap dilakukan sesuai dengan permintaan keluarga.”

Humbahas, Sumut || Sangkakala7.tv
Dosmar Banjarnahor SE,” pencarian para korban hilang akan tetap dilakukan sesuai dengan permintaan keluarga.”

Hari ini Pemerintah menetapkan Golden time pencarian korban hilang dalam bencana alam banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbahas. Banjir bandang dan longsor itu terjadi, Jumat (1/12) lalu pukul 21.30 WIB, Jumat, 08/12/2023.

Di kutip dari Humbang Hasundutankab.go.id, Pencarian korban hilang sudah dilakukan selama 6 (enam) hari dan besok, hari ketujuh dan merupakan golden time.

Dosmar Banjarnahor SE: “pencarian para korban hilang akan tetap dilakukan sesuai dengan permintaan keluarga.”

Pernyataan ini disampaikan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE dihadapan para korban banjir bandang dan longsor di desa Simangulampe yang sedang ditampung di Kantor Camat Baktiraja, Kamis, 07/12/2023.

Segala upaya sudah dilakukan dengan menurunkan alat berat sebanyak 14 unit, tim gabungan Basarnas, TNI-Polri dibantu masyarakat termasuk penyelam sudah menyisir di perairan Danau Toba.

Selain itu diturunkan K9 (anjing pelacak) dari Poldasu untuk mencari korban hilang. Namun 10 orang lagi korban hilang belum ditemukan.

Golden Time atau disebut waktu emas sebuah prosedur wajib yang digunakan untuk menyelamatkan korban bencana alam.

“Walaupun demikian, pencarian para korban hilang akan tetap dilakukan sesuai dengan permintaan keluarga,”jelasnya.

“Kita punya harapan, para korban hilang cepat ditemukan. Itu doa dan harapan kita bersama. Sangat banyak punya empati kepada kita, banyak bantuan disalurkan kepada kita.
Namun apapun yang terjadi, lebih enak tidur di rumah masing-masing, mau seperti apapun keadaannya dari pada di pengungsian. Makin lama dipengungsian ini, kesehatan dan mental kita akan menurun. Apalagi anak-anak yang masih balita. Maka hari ini, para korban terdampak banjir bandang dikumpulkan di Kantor Camat Baktiraja ini. Apa yang diinginkan masyarakat supaya sama-sama kita putuskan”, tegasnya.

Home stay yang ada di Baktiraja ini supaya dipergunakan termasuk di rumah para keluarga, segala kebutuhan akan disiapkan pemerintah. Sesuai data, akibat banjir bandang ini, selain menelan korban jiwa dan lahan pertanian, ada 13 unit rumah hilang, 22 rusak berat dan 16 rusak ringan. Rumah yang rusak ringan akan segera diperbaiki dan petugas sudah mulai membersihkannya. Sehingga nantinya pemilik rumah sudah bisa kembali.

Pemerintah melalui BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) bersedia membangun rumah yang hilang dan rusak berat sebanyak 35 unit.

Terkait dengan siswa SD (Sekolah Dasar) Simangulampe untuk sementara digabung ke SD Sinambela. Begitu juga dengan anak-anak yang sedang menuntut ilmu termasuk didalamnya mahasiswa supaya didata untuk diberikan biayanya. Jangan sampai pendidikannya terganggu termasuk dengan lahan pertanian,” tutupnya.

(KB-061)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi
Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1
Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa
Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige
Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIB

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:34 WIB

Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bergerak Cepat dan Totalitas, Bupati Tapteng Apresiasi Polri

Kamis, 2 Jul 2026 - 21:37 WIB