HUMBAHAS, SUMUT || Sangkakala7.tv
Hari ke-8 Pasca Banjir Bandang dan Longsor di Desa Simangulampe pencarian Korban hilang terus dilanjutkan, Sabtu (09/12/2023).
Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor SE mengatakan, Pencarian korban rutin di koordinir dan mengarahkan proses pembersihan area.
Pencarian korban terus dilanjutkan setelah ada kesepakatan bersama dalam rapat Pos Komando Terpadu bersama Basarnas, Jumat (8/12) malam di ruang rapat Kantor Bupati Humbahas.
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, menjelaskan sudah delapan hari proses pencarian korban hilang.
“Telah berbagai cara dan dengan segala upaya seperti pemindahan material batu-batuan berukuran besar menggunakan alat berat, pembersihan lumpur termasuk menyisir pinggiran danau toba, belum membuahkan hasil,” jelasnya.
” Pencarian korban hilang di area perairan juga dioptimalkan dengan melakukan penyisiran sepanjang 3,5 mil oleh penyelam tim Basarnas dan Polair,” tambahnya.
Di tambahkannya, Upaya pencarian korban di sekitar pantai juga dilakukan melalui pembersihan material longsoran dengan menggunakan excavator namun sampai saat ini hasilnya masih nihil.
Pembersihan dari pohon-pohon yang tumbang yang dianggap mengganggu pencarian, dilakukan dengan memotong dan memperkecil pohon-pohon yang bisa dianggap menyulitkan pencarian di daratan maupun di danau.
Begitu juga di areal rumah-rumah warga dan Gereja Katolik Simangulampe yang berlumpur dilakukan pembersihan melibatkan seluruh tim gabungan.
Lanjut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, di area perairan juga digiatkan sasaran pencarian dengan melakukan pembersihan area pinggir pantai yang dipenuhi potongan kayu, eceng gondok dan berbagai material lainnya untuk memudahkan proses pencarian, dengan harapan agar korban hilang segera ditemukan.
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, semoga dalam beberapa hari kedepan setelah perpanjangan pertama proses pencarian menemukan titik terang penemuan para korban yang hilang.
(KB-061)







