Adikarya Parlemen :
H.Irpan Haeroni,SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H.Irpan Haeroni,SE mengatakan, masalah ketenagakerjaan yang dihadapi Indonesia adalah rendahnya kualitas tenaga kerja. Faktor Utama penyebab rendahnya kualitas tenaga kerja di Indonesia, diantaranya yaitu tingkat pendidikan, Selasa (23/01/2024).
Ada beberapa orang yang tingkat pendidikannya rendah, tetapi bisa menyeimbangkan kemampuan dan keahliannya dengan yang sarjana, hal itu bisa terjadi karena faktor kerja keras, bisa dengan belajar otodidak atau mengikuti kursus.
“Pekerja yang pendidikannya rendah harus berusaha sekuat tenaga untuk belajar di berbagai hal, agar pengetahuan dan keahliannya meningkat,” tuturnya.
Selanjutnya Irpan Haeroni menegaskan, melonjaknya jumlah penduduk akan berdampak terhadap kenaikan permintaan lapangan kerja. Laju pertumbuhan penduduk tidak berimbang dengan percepatan pertumbuhan lapangan pekerjaan.
Hal ini jelas terlihat, “tidak seimbangnya antara permintaan dan penawaran tenaga kerja yang ada, ungkapnya”.
Selanjutnya, diperparah dengan banyaknya tenaga kerja yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), hal ini akan semakin menambah jumlah pengangguran di Kabupaten Bekasi, jelas Irpan.
Lanjut Politisi dari Partai Gerindra Irpan Haeroni menuturkan, pengangguran dapat menimbulkan dampak negatif, seperti menurunnya pendapatan nasional, rendahnya kesejahteraan masyarakat, meningkatnya kemiskinan, dan timbulnya berbagai masalah sosial lainnya.
Salah satu faktor penyebab pengangguran adalah rendahnya kualitas SDM yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Tingkatkan kualitas SDM melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi. Dengan demikian, tenaga kerja akan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri, ucapnya.
Kemudian ciptakan lapangan kerja baru yang dapat menyerap tenaga kerja. Menciptakan lapangan kerja dapat dilakukan dengan mengembangkan sektor-sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, industri, pariwisata, dan UMKM.
Menjelang Pemilu Tahun 2024, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H.Irpan Haeroni,SE menyampaikan, agar masyarakat bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban serta Netralitas TNI- POLRI dan ASN dalam Pemilu 2024, tutupnya.
(R-001)







