Pemanfaatan Teknologi Mampu Melayani Kegiatan Belajar Mengajar Secara Lebih Canggih

- Redaktur

Selasa, 19 Maret 2024 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
H.Irpan Haeroni.SE, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

KABUPATEN BEKASI || Sangkakala7.tv
Perkembangan teknologi di abad 21 sangat berkembang dengan pesat, sehingga teknologi digunakan diberbagai bidang, salah satunya di bidang pendidikan.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni mengatakan, Pesatnya perkembangan teknologi menuntut semua jenjang pendidikan untuk mengubah sistem pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, Senin, 18 Maret 2024.

Pemanfaatan teknologi mampu melayani kegiatan belajar mengajar secara lebih canggih dengan menyediakan media pembelajaran yang bervariasi.

Teknologi merupakan media pembelajaran yang bisa menjadikan pembelajaran lebih efesien, sehingga guru harus bisa menggunakan dan memanfaatkan teknologi yang sudah ada untuk menjadikan pembelajaran menjadi lebih menarik dan efisien untuk para peserta didik.

Guru selaku pemandu dalam proses pembelajaran diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar serta dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada siswa.

Media digital dalam pembelajaran merupakan media pembelajaran yang berbasis teknologi komputer dan internet.

Lanjut Irpan, Kemajuan teknologi digital terhadap dunia pendidikan berdampak dua sisi, yakni sisi Positif dan Negatif.

Dampak positif teknologi digital, yaitu; Teknologi digital memungkinkan siswa dan guru untuk mengakses informasi dan sumber daya pendidikan dengan lebih mudah dan cepat. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran.

Sedangkan dampak negatifnya, adalah; Banyak siswa yang tidak memiliki akses ke perangkat dan internet yang diperlukan untuk pembelajaran jarak jauh. Siswa lebih suka menjelajahi dunia maya dengan berbagai informasi menarik yang disajikan, sehingga kurang memperhatikan karakter dan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah,
Teknologi juga membawa dampak negatif seperti penyebaran pornografi di kalangan siswa yang akan merusak moral anak didik (siswa).

Irpan Haeroni Politisi dari Partai Gerindra mengatakan, Penggunaan teknologi dalam pendidikan memang memiliki beberapa manfaat untuk kelangsungan pembelajaran.

Orang tua harus tetap mengawasi anak-anak saat memanfaatkan teknologi. Karena mudahnya informasi yang mudah diakses di teknologi, tidak hanya informasi positif, tetapi juga informasi yang negatif.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni mengatakan, media teknologi bagaikan pedang bermata dua, ditinjau dari satu sisi bisa bermanfaat untuk hal-hal yang positif, kemudian dari sisi lainnya bisa juga digunakan untuk hal-hal yang negatif. Maka dari itu peran orang tua sangatlah penting dalam mengarahkan anak menggunakan aplikasi-aplikasi yang positif, terutama dalam hal pembelajaran.

“Jadi teknologi merupakan media pembelajaran yang bisa menjadikan pembelajaran lebih efesien, sehingga guru harus bisa menggunakan dan memanfaatkan teknologi yang sudah ada untuk menjadikan pembelajaran menjadi lebih menarik dan efisien untuk para peserta didik,” tutup Irpan.

(R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Guru Memiliki Peran Strategis dalam Membentuk Karakter, Pola Pikir Inklusif, dan Moderat pada Peserta Didik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Selasa, 1 September 2026 - 09:23 WIB

Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Humbahas Imbau Masyarakat Waspada Kabut Asap

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:11 WIB