Banyak Peralatan BLK Yang Sudah Ketinggalan Zaman, H.Irpan Haeroni.SE : BLK Sebagai Tempat Pelatihan Harus Mampu Beradaptasi Dengan Kebutuhan Pasar Industri

- Redaktur

Jumat, 22 Maret 2024 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen:
H.Irpan Haeroni.SE, Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Pemuda merupakan tulang punggung bangsa, penerus dan pembaharu dalam pembangunan.
Dengan merangkul seluruh komponen dan pemangku kepentingan, peningkatan prestasi olahraga dapat dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan.

H. Irpan Haeroni.SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, bahwa salah satu permasalahan tenaga kerja di Provinsi Jawa Barat adalah tingkat pengangguran terbuka yang masih tinggi dan menjadi polemik, Kamis 21/03/2024.

Untuk itu, antisipasinya adalah dengan menginginkan pelajaran di tingkat sekolah menengah kejuruan, sesuai dengan potensi lapangan kerja di Provinsi Jabar, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran terbuka.

“Komisi V menginginkan kesiapan calon tenaga kerja dilakukan sejak di tingkat sekolah, sehingga perlu adanya kesesuaian antara lapangan kerja yang tersedia dengan keahlian tenaga kerja,” kata Irpan.

Di samping itu, Politisi dari Partai Gerindra Irpan Haeroni meminta Dinas Ketenagakerjaan memiliki laporan efektivitas dari setiap pelatihan untuk dapat didorong dan di evaluasi Komisi V DPRD Prov Jabar.
Irpan Haeroni berharap potensi hubungan industrial di Provinsi Jawa Barat semakin bagus.

Selanjutnya Irpan Haeroni mengatakan, Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai tempat pelatihan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar industri, terutama mempersiapkan tenaga professional guna menghadapi era industri 4.0.

BLK perlu menyesuaikan permintaan pasar industri yang cenderung berubah seiring perkembangan teknologi.

Banyak peralatan BLK yang sudah ketinggalan zaman, karena itu kita minta kepada pemerintah untuk merevitalisasi BLK yang ada, sehingga peralatannya dapat mengikuti kebutuhan zaman.

Selain itu, masalah kekurangan tenaga instruktur diperlukan kebijakan afirmatif pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah tersebut, tutupnya. (R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Guru Memiliki Peran Strategis dalam Membentuk Karakter, Pola Pikir Inklusif, dan Moderat pada Peserta Didik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Selasa, 1 September 2026 - 09:23 WIB

Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Humbahas Imbau Masyarakat Waspada Kabut Asap

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:11 WIB