Puluhan Warga Geruduk Kantor Bupati Tapteng, Pj Bupati Diminta Copot Kades Masundung

- Redaktur

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Warga Desa Masundung, Kecamatan Lumut, menyampaikan orasi di depan Kantor Bupati Tapteng, Kamis (30/5/2024).(Sangkakala7.tv/Dzulfadli Tambunan)

Tapteng, Sumut || Sangkakala7.tv
Puluhan warga Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menggeruduk Kantor Bupati Tapteng, di Jalan Dr FL Tobing, Pandan, Kamis (30/5/2024). Mereka mendesak Pj Bupati Tapteng mencopot Hotmartogi Batubara dari jabatannya sebagai Kepala Desa Masundung.

Warga menuding, Hotmartogi Batubara sebagai Kepala Desa Masundung tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa. Selain itu, Hotmartogi Batubara dinilai tidak bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Kami menolak Hotmartogi Batubara sebagai Kepala Desa Masundung. Kepada Pj Bupati Tapteng agar memerintahkan pihak Inspektorat mengusut dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun 2022 dan 2023,” koar Yuliman Harefa, perwakilan warga.

Selain mendesak pencopotan Hotmartogi, warga juga meminta Pj. Bupati Tapteng mengangkat pelaksana tugas Kepala Desa Masundung, agar roda pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.

“Pj. Bupati Tapteng agar segera menanggapi dan menyelesaikan permasalahan ini, agar tidak terjadi gejolak sosial ditengah-tengah masyarakat,” ujar orator aksi.

Walau terus melontarkan orasi-orasinya, pihak Pemkab Tapteng belum merespon tuntutan warga. Tidak satupun petinggi Pemkab Tapteng yang datang menemui pengunjuk rasa, hingga warga membubarkan diri.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru