Warga Keluhkan Dampak Aktivitas Dump Truk Keluar Masuk Proyek Griya Hasanah Kalijaya

- Redaktur

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Polemik keluhan masyarakat atas adanya aktivitas kendaraan dump truk pengangkut tanah dan material alam untuk proyek pengurugan lahan milik Perumahan Griya Hasanah Kalijaya, masih terus bergulir.

Sebagian warga merasakan dampak buruk dari adanya aktivitas tersebut, jalan menjadi rusak terlebih lagi saat musim penghujan serta debu (ngebul) dirasakan oleh masyarakat yang ada di jalur perlintasan dump truk sehingga mengganggu aktivitas warga,

Menurut BM (51) salah satu warga yang biasa melintas di Jalan Kampung Wangkal, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mengatakan, akibat adanya aktivitas keluar masuknya dump truk tersebut membuat jalan berlubang tidak rata, berdebu bahkan licin dan ada genangan air saat hujan turun dengan intensitas yang tinggi.

“Jalan berlobang, jadi gak rata, banyak debunya juga bang, apalagi kalau hujan deres pasti ini ada yang kaya kobakan dah,” ujarnya, Senin (18/6/24).

Sementara itu, dari keterangan warga yang tinggal disepanjang jalan tersebut mengakui memang ada uang kompensasi akibat dampak ngebul bagi warga terdekat dengan lokasi proyek tersebut, serta sebelumnya juga warga melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa persimpang jalan yang ada disepanjang jalur yang dilantasi dump truk dijanjikan mendapatkan Rp 5.000 per satu rit dari setiap unit dump truk yang melintas setiap harinya, namun hal itu diakui tidak sesuai dengan fakta di lapangan saat ini.

Lebih lanjut, dijelaskan dari informasi yang ada, kata dia uang kompensasi itu bukan berasal dari pihak pengembang, melainkan dari pungutan atau potongan yang diambil dari para suplier tanah dan material alam dari setiap rit dump truk yang masuk.

“Jadi kalau menurut saya, itu bukan pertanggung jawaban dari devolover, tapi dari uang dam-daman potongan dari mobil suplier,” kata dia.

“Coba kalau satu rit Rp.50.000, ada ratusan rit dump truk udah berapa tuh? coba kalau uangnya di pake buat benerin jalan permanen, kan gak ganggu warga sekitar yang suka lewat sini,” tegasnya.

Sebelumnya, dari informasi yang ada bahwa beberapa waktu lalu, melalui Pemerintah Desa Kalijaya, perwakilan warga sempat bertemu dan melakukan rapat mediasi dengan pihak pengembang perumahan Griya Hasanah Kalijaya yang di laksanakan di ruang aula kantor desa Kalijaya,

Dalam rapat mediasi tersebut, pihak pengembang perumahan Griya Hasanah Kalijaya berjanji menanggapi  keluhan masyarakat tersebut, Dengan melakukan perbaikan akses jalan kampung wangkal secara permanen, tetapi untuk sementara ini hanya perbaikan-perbaikan sementara.

Sayangnya, dari beberapa point yang dijanjikan oleh pihak pengembang perumahan Griya Hasanah Kalijaya, hingga saat di konfirmasi ke pihak pemerintah desa sampai pada sekarang ini belum ada kelanjutannya dari apa yang disepakati dalam rapat mediasi tersebut.

Warga meminta kepada Dinas terkait untuk bisa mengakomodir keluhan masyarakat disekitar proyek pembangunan tahap lanjutan dari Perumahan Griya Hasanah Kalijaya itu, dan memastikan semua perijinannya sudah terpenuhi, jika tidak terpenuhi hal tersebut maka  warga meminta ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas terkait.

(KB-017)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi
Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1
Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa
Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige
Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIB

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:34 WIB

Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige

Berita Terbaru

Sosial

3.117 KPM Di KECAMATAN POLLUNG TERIMA BANTUAN PANGAN

Sabtu, 27 Jun 2026 - 11:35 WIB

Pemerintahan

Delapan Lokasi Tambang Ilegal di Galang Resmi Ditutup

Sabtu, 27 Jun 2026 - 10:37 WIB