Pemilik Kapal Motor Wisata Yang Tenggelam Bantah Tidak Menyediakan Alat Keselamatan

- Redaktur

Minggu, 30 Juni 2024 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Tim BPBD, Polisi dan Basarnas mengevakuasi korban meninggal ke RSUD Pandan.(Sangkakala7.tv/Dzulfadli Tambunan)

Tapteng, Sumut || Sangkakala7.tv
Pemilik kapal motor wisata Dolpin nomor lambung 70 yang tenggelam di laut Teluk Tapian Nauli, Pandan, Sabtu (29/6/2024), membantah jika motor boat yang tenggelam, tidak menyediakan alat keselamatan. Syaiful Panjaitan, mewakili pemilik kapal, mengaku jika kapal tersebut dilengkapi alat keselamatan berupa rompi pelampung, termasuk mesin kapal berkapasitas besar dan ketesediaan BBM yang cukup.

“Kapal layak jalan dengan mesin kapasitas besar. Pelampung juga ada. Namun karena naas, siapa yang tau,” ujarnya kepada awak media, di RSUD Pandan.

Syaiful menegaskan, pihaknya selalu mewanti-wanti kru kapal agar tidak beroperasi jika cuaca jelek. Namun karena faktor alam, kecelakaan terjadi. Padahal, pada saat awal keberangkatan, cuaca bagus dan tidak ada tanda-tanda. Ditengah perjalanan, angin dan gelombang besar datang, sehingga menenggelamkan kapal.

Terkait kapasitas, Syaiful berdalih kapal wisata jenis motor boat yang dioperasikan mampu mengangkut 25 hingga 30 penumpang. Kapal pengangkut wisatawan itu telah beroperasi antara empat hingga lima tahun.

“Kalau cuaca bagus, mau 25 atau 30 penumpang yang dibawa, tidak ada masalah,” sebutnya, sembari menegaskan pihaknya akan bertanggungjawab atas musibah yang terjadi.

Sebagaimana diberitakan, kapal motor wisata Dolpin nomor lambung 70, yang mengangkut wisatawan asal Berastagi dan Kisaran, tenggelam di perairan Teluk Tapian Nauli, Pandan, Tapanuli Tengah, ditengah perjalanan menuju pulau Situngkus. Tiga penumpang kapal tewas tenggelam.

Kapal wisata bermerk itu tenggelam, Sabtu (29/6/2024), sekira pukul 11.00 WIB, akibat hantaman ombak. Puluhan penumpang yang terombang ambing dilaut diselamatkan nelayan yang sedang melaut, serta kapal motor milik Basarnas dan Pol Airud Sibolga, yang datang setelah mengetahui tragedi tersebut. Namun, tiga orang penumpang tidak berhasil diselamatkan.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi
Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1
Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa
Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige
Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIB

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:34 WIB

Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Bekasi perkuat UMKM Perikanan Melalui Bazar Produk Olahan

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:54 WIB