Pasar Sibabangun Semrawut dan Jalanan Macet, Kadis Perindag Dituding OMDO

- Redaktur

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Kemacetan yang menyebabkan antrian panjang di pasar tradisional Sibabangun, Rabu (3/7/2024). (Sangkakala7.tv/KB-069)

Tapsel, Sumut || Sangkakala7.tv
Pasar tradisional Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang terletak di Jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan masih tetap semrawut, bahkan menjadi langganan macet setiap hari pekannya.

Padahal sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Tapteng, Tiurlina Hasmawati Sihite, telah berjanji akan menata ulang Pasar Sibabangun, agar tidak langganan macet dan menjadi pasar tradisional yang aman, nyaman, serta menjadi tempat yang menyenangkan.  

Ketidakmampuan pihak Dinas Perindag Tapteng menata Pasar Tradisional Sibabangun menuai sorotan. Janji untuk merapikan pasar tradisional Sibabangun dinilai hanya lelucon minggu siang yang menggelitik hati. Kadis Perindag Tapteng dituding hanya pintar Omong Doang (OMDO).

“Janji untuk menata pasar Sibabangun cuma omong kosong doang. Dinas Perindag sepertinya hanya mementingkan setoran dari pihak pengelola, tanpa memperhatikan kondisi pasar yang carut marut,” ujar Dzulfadli Tambunan, warga sekitar, Rabu (3/7/2024).

Ayah tiga anak yang selalu vokal ini menegaskan jika pasar Sibabangun tidak memiliki tata kelola yang baik. Hal ini ditandai dengan banyaknya pedagang yang berjualan di lokasi parkir dan bahu jalan. Pedagang dengan sesuka hati menggelar lapak tanpa ada usaha dari pengelola pasar untuk melakukan penertiban. Kondisi ini ditenggarai menjadi pemicu utama kemacetan lalu lintas.

“Kita menilai Tiurlina Hasmawati Sihite tidak memiliki kemampauan untuk menata pasar Sibabangun. Untuk itu kita meminta Pj Bupati Tapteng segera mengevaluasinya sebagai Kepala Dinas Perindag,” tegas Dzulfadli.

Bukan hanya warga sekitar, para pengendara yang melintas juga harus mengelus dada menyaksikan kemacetan yang terjadi, akibat banyaknya pedagang yang berjualan melebar hingga ke bahu jalan. Beca bermotor yang parkir menuggu sewa di badan jalan, faktor lainnya penyebab kemacetan. 

“Mau gimana lagi, terpaksalah mengelus dada jika melintas lewat pasar Sibabangun ini,” ujar Suprianto, sopir truk yang melintas. 

(KB-069)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru

Parlemen

ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:50 WIB

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:38 WIB